EQUATOR-TV, TARAKAN – Sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas personel di lapangan, Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan menggelar kegiatan Koordinasi Pengawasan dan Peningkatan Kemampuan Teknis Pengawas Perikanan dan Pengawas Kelautan melalui latihan menembak, pada Selasa siang, 10/2/2026 di Lapangan Tembak Mako Brimob Polda Kaltara, di Tarakan.
Dalam sambutannya, Kepala Stasiun PSDKP Tarakan, Yoki Jiliansyah, S.Pi, MSi, menyebutkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar latihan fisik, tetapi untuk mempererat koordinasi antar aparat dalam menjaga lautan Indonesia. Latihan menembak menjadi bagian penting dari peningkatan kapasitas personel pengawasan.
“Menembak ini dalah kemampuan yang diharus dimiliki oleh personal dari PSDKP sendiri. Karena menembak ini adalah bagian dari kegiatan dan kemampuan yang harus dimiliki karena kita berhubungann dengan pengawasan, baik itu pengawasan di pesisir, pulau-pulau kecil dan laut. Dari keahlian itu, bisa memastikan bahwa semua tertib peraturan perundang-undangan”, ujar Yoki.
Menurutnya, tantangan di lapangan tak hanya berkaitan dengan pengawasan administratif saja, tetapi juga situasi yang dapat memunculkan perlawanan, terutama ketika berhadapan dengan kapal asing, dimana potensi ancaman di laut sangat nyata.
“Jadi yang kita hadapi ini adalah kapal-kapal dari luar Indonesia, terutama dari negara-negara seperti Malaysia, Piilipina juga ada, dan memang ada perlawanan di laut itu. Dan ini untuk menjaga negara kesatuan Indonesia”, ucapnya.
Pasca diberlakukannya KUHAP terbaru melalui Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Hukum Acara Pidana, ia menekankan pentingnya sinergi antar lembaga penegak hukum dalam menjunjung tinggi integritas, perlindungan HAM, serta profesionalisme dalam menjalankan tugas negara.
Oleh karenanya, personil PSDKP Tarakan dituntut memiliki kemampuan teknis serta kesiapan menghadapi dinamika pengawasan di wilayah pesisir dan perairan.
Lewat kegiatan ini, pihaknya berharap kerjasama lintas instansi semakin solid dalam mengawal tertib peraturan perundang-undangan di bidang kelautan dan perikanan, sekaligus menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah perairan perbatasan.
Dalam latihan menembak kali ini, hadir sejumlah perwakilan berbagai instansi, mulai dari Komando Daerah Angkatan Laut XIII, Satbrimob Polda Kaltara, Polres Tarakan, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Imigrasi, Karantina Indonesia, media dan mitra kerja lainnya. (RK)










