EQUATOR-TV, TARAKAN – “Kampung Tematik Warna-Warni”, sebuah inisiatif kolaboratif lintas sektor dalam mengembangkan lingkungan berbasis budaya lokal, sosial, dan keamanan bersama, berhasil dideklarasikan dan diresmikan di Kelurahan Selumit Pantai, Kecamatan Tarakan Tengah, tepatnya di RT 13 pada Senin siang (28/7/2025) Pukul 13.00 WITA.
Inisiatif yang merupakan hasil kerjasama antara Pemkot Tarakan, TNI-Polri, serta lembaga vertikal dan masyarakat ini, mampu “menyulap” Kampung Selumit Pantai yang sebelumnya dikenal sebagai kawasan rentan sosial terutama terkait penyalahgunaan narkoba, kini mulai bertransformasi menjadi wilayah yang aman, tertata, dan sehat secara sosial.
Sejumlah tokoh penting hadir dalam deklarasi ini, termasuk Kapolda Kalimantan Utara Irjen Pol. Hary Sudwijanto, S.I.K., M.Si., Wali Kota Tarakan dr. H. Khairul, M.Kes., Forkopimda Provinsi dan Kota, unsur TNI, pimpinan lembaga vertikal, tokoh agama, tokoh adat, pelajar, hingga masyarakat setempat. Kehadiran mereka mencerminkan solidnya sinergi untuk mendorong perubahan yang berkelanjutan.
Acara diawali dengan doa bersama oleh Ketua FKUB Kota Tarakan KH. Zainuddin Dalila, dan dilanjutkan dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh santri TPA Al-Ma’ruf, pembacaan puisi oleh Dr. Ana Sriekaningsih, SE., S.Th., MM., serta vokal grup anak-anak Selumit, menambah semaraknya acara.
Wali Kota Tarakan dalam sambutannya mengungkapkan apresiasinya kepada jajaran Polda Kaltara atas peran aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Tarakan. “Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada stabilitas dan keamanan yang dijaga secara konsisten,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Kalimantan Utara, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., menyebutkan soal pentingnya kerjasama lintas sektor dalam penanganan narkoba. Perubahan yang terjadi di Selumit Pantai merupakan bukti nyata dari kekuatan kolaborasi.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Kaltara, juga menegaskan peran serta masyarakat sebagai kunci keberhasilan dalam membangun lingkungan yang bebas dari narkoba. “Deklarasi Kampung Warna-Warni ini menjadi cerminan semangat kolektif dalam menciptakan ruang tinggal yang sehat dan bermartabat,” ujarnya.
Puncak acara ditandai dengan pembacaan deklarasi bersama, penekanan tombol sirine, serta penandatanganan prasasti oleh para pejabat daerah, tokoh masyarakat, dan warga. Setelah itu, dilanjutkan dengan ramah tamah, kunjungan ke stan UMKM dan kebun hidroponik, serta tur Kampung Warna-Warni bersama Kapolda Kaltara dan Ketua Bhayangkari.
Deklarasi ini menjadi tonggak baru dalam memperkuat ketahanan sosial dan solidaritas warga, sekaligus membangun harapan untuk masa depan yang lebih baik di kawasan Selumit Pantai (RS)










