EQUATOR-TV, BULUNGAN – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) ke-1 Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Kalimantan Utara resmi dibuka Gubernur Kalimantan Utara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, dalam sebuah acara pembukaan dan ramah tamah bersama insan pers, di Hotel Pangeran Khar, Bulungan, pada Kamis malam (8/8/2025).
Uji kompetensi yang merupakan hasil kerjasama dengan Pikiran Rakyat ini, diikuti oleh 48 peserta UKW dari berbagai tingkatan ini, juga dihadiri sejumlah perwakilan OPD Kaltara, seperti Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kaltara, Kepala Bappedalitbang Kaltara, Ketua Komisi Informasi Kaltara, Polda Kaltara, para pelaku media dan insan pers lainnya. Para peserta nantinya akan diuji langsung oleh 8 orang penguji dari pusat, yang terdiri dari anggota Dewan Pers dan PWI (Persatuan Wartawan Indonesia). Para peserta UKW yang terdiri dari calon Wartawan Muda, Wartawan Madya dan Wartawan Utama, akan mengikuti uji kompetensi selama 2 hari, mulai 8-9 Agustus 2025, bertempat di Gedung BKPSDM (Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia), Kabupaten Bulungan.
Dalam sambutan pembuka UKW, Gubernur Zainal menggarisbahawi tantangan besar yang kini dihadapi dunia media. “Tantangan media saat ini semakin kompleks, tak hanya tantangan kompetensi, tuntutan legalitas perusahaan, tantangan media sosial, namun juga adanya tantangan untuk bertahan, bahkan tantangan untuk dapat berkembang ke depannya,” ujar Zainal.
Ia menekankan pentingnya peran media yang menjunjung tinggi nilai-nilai profesionalisme. “Saya percaya, media yang mengedepankan kreativitas, independensi dan berkeadilan akan melahirkan wartawan yang profesional,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Gubernur juga berharap para peserta UKW dapat menjadi jurnalis yang tidak hanya andal, tetapi juga memiliki integritas tinggi. “Jadi ini yang harus kawan-kawan pegang, jangan tidak bertanggung jawab. Hal yang sudah basi diangkat terus. Pemerintah pada dasarnya tidak anti kritik, saya sangat suka dikritik, tapi jangan yang tidak masuk akal. Saya tidak pernah menolak untuk memberikan keterangan,” tegas Zainal.
Usai membuka acara, dalam sesi wawancara bersama para awak media, Gubernur Zainal juga kembali menyampaikan apresiasinya terhadap kehadiran dan kontribusi wartawan di Kalimantan Utara. “Saya sangat senang banyak wartawan di Kaltara ini. Kita berkolaborasi, bersinergi dengan pemberitaan yang berimbang, pemberitaan yang punya dasar. Jangan tidak bersumber yang tepat langsung diberitakan, karena akan punya dampak. Teman-teman juga menulis, harus ada data yang akurat dan bisa dipertanggungjawabkan,” tutupnya.
Kegiatan UKW dan Rakerda SMSI 2025 ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kompetensi wartawan lokal dan mendorong profesionalisme media di Kalimantan Utara (RK).










