EQUATOR-TV, TANA TIDUNG – Proyek unggulan Kabupaten Tana Tidung yakni pembangunan Pusat Pemerintahan (PusPem) di wilayah Sesayap Hilir, saat ini sedang berjalan sesuai target yang direncanakan.
Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Dan Kawasan Pemukiman (PUPR Perkim) Kabupaten Tana Tidung, memastikan bahwa pada bulan Juli hingga Agustus 2026, akan segera dilakukan peresmian penggunaan gedung oleh Bupati KTT, Ibrahim Ali.
Sebagaimana disampaikan Kepala Dinas PUPR Perkim KTT, Haji Adhy, ST, dalam wawancaranya dengan Tim Liputan Equator TV pada Sabtu (20/12/2025).
“PusPem ini sedang kita laksanakan, dan penyelesaian kegiatan untuk gedung di dalam PusPem yakni Kantor Bupati dan Kantor DPRD. Kantor Bupati ini terbagi tiga penunjang, yakni Gedung A, Gedung B dan Gedung Utama,” ujarnya.
“Saat ini progres masing-masing, gedung utama itu sudah mencapai 80 persen. Dalam kondisi saat ini, mudah-mudahan di dua minggu kedepan tinggal pemasangan beberapa aksesoris, yaitu interior, instalasi listrik maupun AC, sudah terpasang di minggu ketiga di bulan Desember. Mudahan 100 persennya di tanggal 27 atau 28 Desember nanti”, ujarnya optimis.
Demikian juga halnya dengan Gedung Perkantoran DPRD KTT, yang ditargetkan penyelesaiannya juga pada akhir Desember 2025.
Saat ini, penggarapannya juga telah memasuki tahapan penyelesaian, yakni meliputi pemasangan interior gedung. Termasuk juga penyelesaian pembangunan akses jalan di kompleks PusPem menuju Gedung Kantor Bupati maupun DPRD.
Akses jalan ini juga akan dipadukan dengan pembangunan taman serta landscape penunjang lainnya, agar nilai estetika kawasan PusPem semakin tergambar.
Menurut rencana, peresmian PusPem KTT nantinya, akan digelar bersamaan dengan agenda perhelatan Irau KTT tahun 2026.
Meski pembangunan proyek yang digadang-gadang akan menjadi ikon KTT ini berjalan lancar, Haji Adhy mengakui adanya sejumlah kendala, seperti mobilisasi material yang didatangkan dari luar, yakni dari Surabaya, Samarinda dan Berau melalui Malinau, yang kerap kali mengalami keterlambatan, disamping faktor cuaca dan hujan, sehingga seringkali mengganggu aktivitas pengerjaan proyek.
Meski demikian, kendala tersebut tidak menyebabkan keterlambatan target penyelesaian gedung utama.
Hingga saat ini, pelaksanaan pembangunan proyek PusPem KTT tetap berjalan lancar dan konsisten sesuai anggaran yang telah ditetapkan, ditengah-tengah ketatnya efisiensi anggaran.(SMO)










