EQUATOR-TV, BALIKPAPAN – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Saing Prupuk.
Program ini berfokus pada pengembangan potensi wisata desa dan peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) guna menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sebagai unit yang bertanggung jawab dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, dan Kalimantan Selatan, PLN UIP KLT berkomitmen menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Selain mendukung keandalan pasokan listrik, PLN juga menjalankan berbagai program pemberdayaan untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat dan pengembangan potensi lokal.
Sebagai bagian dari Program Desa Berdaya Saing Prupuk, PLN UIP KLT menyelenggarakan Pelatihan Branding UMKM bertema “Menemukan Identitas dan Karakter Usaha” yang diikuti 21 pelaku UMKM di Kantor Desa Saing Prupuk pada 4 Juni 2026.
Pelatihan ini bertujuan memperkuat pemahaman pelaku usaha mengenai pentingnya membangun identitas merek yang autentik, memiliki nilai pembeda, dan mampu bersaing di tengah perkembangan pasar yang semakin dinamis.
Peserta mendapatkan pembekalan mengenai karakter produk, keunggulan kompetitif, identitas merek, hingga strategi komunikasi yang efektif untuk meningkatkan daya tarik produk dan memperluas akses pasar.
Melalui peningkatan kapasitas tersebut, PLN berharap UMKM lokal dapat berkembang lebih adaptif dan memiliki daya saing yang lebih kuat.
Program Desa Berdaya Saing Prupuk tidak hanya berfokus pada pelatihan, tetapi juga mencakup dukungan sarana dan prasarana serta pengembangan potensi wisata desa. Program ini menjadi bagian dari kontribusi PLN dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.
General Manager PLN UIP Kalimantan Bagian Timur, Dewanto, mengatakan penguatan UMKM merupakan salah satu langkah penting dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
“PLN tidak hanya membangun infrastruktur ketenagalistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan keandalan pasokan listrik di Kalimantan, tetapi juga berupaya menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Melalui Program Desa Berdaya Saing Prupuk, kami ingin mendorong lahirnya pelaku usaha yang mandiri, adaptif, dan memiliki daya saing sehingga mampu berkembang bersama potensi daerah yang dimiliki,” ujar Dewanto.
Melalui kolaborasi antara PLN, pemerintah desa, dan masyarakat, Program Desa Berdaya Saing Prupuk diharapkan mampu memperkuat ekosistem usaha lokal, mendukung pengembangan sektor pariwisata desa, serta menciptakan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Saing Prupuk.
Program ini menjadi bagian dari komitmen PLN UIP KLT untuk terus menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.(PLN)









