EQUATOR-TV, BULUNGAN – Hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, pada Selasa (07/07/2026) dini hari.
Cuaca ekstrem itu menyebabkan atap bangunan lapak pedagang di kawasan Pasar Inai, lingkungan Pasar Induk Tanjung Selor ambruk.
Terkait kejadian ini, Kepala UPTD Pasar Induk Tanjung Selor, M. Gazali, menjelaskan kronologi peristiwa tersebut kepada awak media.
“Kejadiannya, itu sekitar jam 00.00 sampai jam 01.00, saya mendapat informasi dari petugas KAMTIB kami di pasar, kurang lebih jam 02:30 bahwa terjadi rubuh pasar Inai akibat bencana angin ribut dan hujan lebat,” ungkapnya.
Ia kemudian menyampaikan hasil pemeriksaan awal terkait keselamatan jiwa serta kerugian materi yang dialami pedagang.
“Kalau untuk korban sementara informasi tidak ada, kalau kerugian kelihatannya tidak ada jualan yang tertimpa,” ujarnya.
Sementara itu, Siti, salah satu pedagang buah dan sayuran yang terdampak, menceritakan perasaan sedih dan khawatirnya atas nasib usahanya setelah kejadian tersebut.
“Ya sedih, kaget dan sempat bingung sih, mikir gimana kedepannya lagi, hari-harinya aja kita cuma dapat sekian kan susah, apalagi dia sudah rubuh kayak gini, mana kemarin barang sempat datang juga,” ucapnya.
Namun ia bersyukur karena bangunan roboh saat pasar sedang sepi, karena jika terjadi di siang hari saat pedagang sedang beraktivitas, dampaknya bisa sangat berbahaya.
“Tapi untungnya bencananya bukan siang ya, kalau siang aduh tidak taulah sudah, pasti kita ketindis di bawah kadang siang kan kita tidur-tiduran, untung kejadiannya malam tidak ada orang di pasar jadi alhamdulilah tidak ada korban,” ungkapnya.
Pasca peristiwa ini, pihaknya berharap pemerintah memperhatikan dan segera memperbaiki bangunan pasar tersebut demi kelangsungan mata pencaharian mereka.
“Harapan ibu sih semoga tambah di perhatiin, dibetulin lagi secepatnya biar kita bisa jualan lagi,” tutupnya.(NA)








