EQUATOR TV – TARAKAN, Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Tarakan bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Utara dan Kota Tarakan resmi melantik Satuan Karya Pramuka Anti Narkotika masa bakti 2026-2031.
Pelantikan tersebut digelar pada Sabtu sore (1/8/26) di Gedung Asrama Haji Taman Berkampung, Tarakan, dengan mengusung tema “Membangun Generasi Sehat, Cerdas dan Kuat Melalui Gerakan Ananda Bersinar Menuju Indonesia Emas” ini, dihadiri Kepala BNNP Kaltara, Kepala BNNK Tarakan,
Wali Kota Tarakan dan jajaran Forkopimda Tarakan, pengurus Kwarcab Pramuka Tarakan, dan para undangan lainnya.
Dalam pelantikan kali ini juga dilantik Pengurus Majelis Pembimbing (MABI), yang sekaligus menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara gerakan pramuka, pemerintah daerah dan BNN dalam pembentukan generasi muda yang berkarakter, berintegritas serta siap menghadapi gangguan maupun ancaman penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika.
Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Utara (Kaltara) yang juga sebagai Anggota DPR RI Komisi VII, Hj.Rahmawati Zainal A.Paliwang yang hadir melantik kepengurusan tersebut menegaskan pentingnya peran pemuda dalam memerangi bahaya narkoba, khususnya di wilayah perbatasan. Rahmawati yang juga istri Gubernur Kaltara ini, sangat mengapresiasi langkah kolaborasi ini.
“Saya sangat mengapresiasi langkah Kwarcab Pramuka Kota Tarakan bersama BNN yang hari ini melantik Saka Wira Pramuka Anti Narkotika. Anak-anak Pramuka ini adalah garda terdepan kita. Di Kaltara yang berbatasan langsung dengan negara lain, tantangannya besar. Karena itu kita butuh agen-agen perubahan yang paham bahaya narkoba dan berani bilang tidak,” tegas Rahmawati.
“Pemerintah Provinsi Kaltara berkomitmen mendukung penuh program-program pencegahan. Kita ingin 20 tahun lagi, di tahun 2045, Kaltara punya generasi emas yang sehat, cerdas, dan bebas dari narkoba. Mari kita jaga anak-anak kita bersama-sama,” imbuhnya.
Kwarcab Pramuka Kota Tarakan sendiri memiliki 150 anggota Saka, dan pada hari ini Saka Wira Pramuka Anti Narkotika telah resmi dikukuhkan oleh Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kaltara. Mereka akan dibekali materi tentang bahaya narkoba, teknik kampanye, dan keterampilan kepemimpinan.
Di kesempatan yang sama, Kepala BNNP Kaltara, Brigjen Pol. Abdul Hasyim, S.H., M.Si. mengapresiasi langkah Kwarcab Pramuka Tarakan.
“Kolaborasi dengan organisasi kepemudaan adalah kunci dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di wilayah perbatasan,” ujarnya.
“Jika kita Menolak adanya peredaran gelap narkoba, pasti narkoba akan tenggelam”, tegasnya kembali.
Hal senada juga disampaikan Wali Kota Tarakan, dr.Khairul, M.Kes dalam sambutannya.
“Kita berharap, Saka pramuka anti narkoba bisa terus berperan tidak hanya dilingkungannya, tapi juga membantu melakukan pembinaan,” tegasnya.
“Kita juga berharap, Saka dapat berperan membantu pemerintah dalam menghadapi penyimpangan-penyimpangan yang terjadi,” ujarnya.
Kegiatan ini tentunya menjadi bagian dari Gerakan “Bersinar” yang digagas BNN bersama seluruh elemen masyarakat. Dengan pelantikan ini, diharapkan gerakan “Bersinar – Bersih Narkoba” di Kota Tarakan dapat berjalan lebih masif dan menyasar generasi muda.(IZ)








