EQUATOR-TV, TARAKAN – Polisi tak selalu hadir dengan seragam dan pendekatan formal. Di kawasan pesisir Tarakan, personel Ditpolairud Polda Kaltara memilih cara yang lebih sederhana, menyapa, bercengkerama, dan membangun kedekatan dengan anak-anak serta keluarga pesisir.
Hal ini terlihat saat personel Binmasair berinteraksi langsung dengan warga pesisir, pada Selasa (22/9/2026). Lewat candaan dan senyuman bersama anak-anak para nelayan ini, menjadi bagian dari upaya personel menghadirkan sosok polisi yang lebih dekat dengan kehidupan masyarakat.
Bagi personel Binmasair, kehadirannya di tengah warga bukan hanya soal menjaga keamanan, tapi lebih kepada membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat sejak dini, terutama dengan anak-anak yang tinggal di kawasan pesisir.
Melalui pendekatan humanis tersebut, polisi berupaya menghapus jarak sekaligus menumbuhkan rasa aman dan membangun kepercayaan. Anak-anak diharapkan tidak melihat polisi hanya sebagai sosok yang datang ketika terjadi persoalan, tetapi juga sebagai pihak yang siap menyapa, mendengar, membantu, dan melindungi.
Semangat “Sahabat Anak Pesisir” pun menjadi bagian dari upaya Ditpolairud Polda Kaltara membangun hubungan yang lebih dekat dengan masyarakat pesisir.
“Kami ingin anak-anak tidak takut dengan polisi. Justru sejak kecil mereka mengenal polisi sebagai sahabat yang siap membantu dan menjaga mereka,” ujar Briptu Lukman Aliah, personel Binmasair.(*)









