Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Tragedi Kanjuruhan: Bagaimana Kelanjutan Nasib Anak-anak yang Jadi Korban atau Kehilangan Orangtua?

October 6, 2022
Reading Time: 2 mins read
Anak-anak korban peristiwa Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)

Anak-anak korban peristiwa Kanjuruhan. (Foto: Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR-TV.COM , REQnews – Informasi yang disampaikan oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak pada 4 Oktober 2022, terdapat sebanyak tiga puluh tiga (33) anak yang meninggal dunia karena peristiwa yang terjadi setelah pertandingan sepakbola antara Arema FC dan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan, Malang.

Save the Children Indonesia menyatakan duka dan simpati yang mendalam bagi para korban terutama anak-anak. Save the Children mendesak Pemerintah Indonesia dan pihak penyelenggara pertandingan untuk segera melakukan tindakan yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan anak, terutama bagi anak-anak yang menjadi korban atau kehilangan orang tua.

Baca Juga

Satu Pos, Satu Kepedulian, Polisi RW dan Warga Sinergi Ciptakan Rasa Aman

Satu Pos, Satu Kepedulian, Polisi RW dan Warga Sinergi Ciptakan Rasa Aman

September 21, 2026
Hari Libur, Polairud Kaltara Hadirkan Perpustakaan Terapung untuk Anak-anak Pesisir Sedadap

Hari Libur, Polairud Kaltara Hadirkan Perpustakaan Terapung untuk Anak-anak Pesisir Sedadap

September 20, 2026

“Hidup dan selamat dari segala bentuk ancaman bahaya termasuk kerusuhan adalah hak anak. Peristiwa ini meninggalkan luka yang mendalam bagi korban dan keluarga terutama anak-anak yang menjadi yatim / piatu / yatim piatu dari peristiwa ini. Meninggalkan luka yang membekas dalam jiwanya juga bagi anak-anak yang mengalami luka fisik baik kategori ringan maupun berat. Berbagai pihak perlu segera melakukan tindakan yang berkaitan dengan keselamatan dan keamanan anak-anak yang menjadi korban,” jelas Troy Pantouw, Chief Advocacy, Campaign, Communication and Media – Save the Children Indonesia, dikutip dari siaran pers tertulis, Rabu, 5 Oktober 2022.

Merespon Peristiwa Kanjuruhan, Save the Children Indonesia berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Malang untuk segera melakukan identifikasi data dan kondisi anak terutama bagi mereka yang kehilangan anggota keluarga atau menjadi yatim piatu karena peristiwa ini. Save the Children juga memberikan layanan dukungan psikososial secara langsung kepada keluarga dan anak-anak yang menjadi korban.

Save the Children juga mendorong agar dibentuknya sistem satu pintu dalam mengelola pendataan korban terutama anak-anak. Hal ini untuk memastikan informasi yang disampaikan komprehensif dan lengkap, serta tidak menambah kerentanan anak dan keluarga karena harus menceritakan pengalaman traumatis yang dialami para korban. Hal-hal yang perlu segera dilakukan adalah identifikasi anak-anak yang meninggal, luka-luka, dan terpisah dari keluarga; identifikasi anak-anak yang menjadi yatim, piatu atau yatim piatu karena orang tua meninggal dalam tragedi tersebut untuk memastikan keberlanjutan pengasuhan anak; memastikan tersedianya layanan bagi anak-anak dan keluarga yang teridentifikasi sebagai korban, termasuk anak-anak yang kehilangan keluarga maupun teman-temannya serta mengedepankan prinsip keselamatan dan keamanan terutama pada supporter/pendukung usia anak dalam setiap penyelenggaraan pertandingan.

Selain itu, Save the Children Indonesia juga menyampaikan potensi risiko yang mungkin terjadi pada pendukung usia anak ketika menyaksikan pertandingan sepakbola secara langsung di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Berpotensi terpapar pada segala bentuk kekerasan baik sebelum, selama dan sesudah masa pertandingan

2. Menjadi korban dari kerusuhan

3. Kehilangan nyawa atau meninggal dunia.

Sebagai informasi, Save the Children Indonesia merupakan bagian dari gerakan global Save the Children Internasional yang bekerja memperjuangkan hak-hak anak di lebih dari 120 negara di dunia. Save the Children di Indonesia terdaftar dengan nama entitas Yayasan Save the Children Indonesia berdasarkan SK Kemenkumham No. AHU-0001042.AH.01.05 Tahun 2021. Di Indonesia, misi Save the Children dilakukan sejak tahun 1976.***

Disadur dari www.reqnews.com

https://www.reqnews.com/read/the-other-side/55320/tragedi-kanjuruhan-bagaimana-kelanjutan-nasib-anakanak-yang-jadi-korban-atau-kehilangan-orangtua

Post Views: 64
Tags: ANAK-ANAK KEHILANGAN ORANGTUAKORBAN ANAK-ANAKPERISTIWA KANJURUHANSAVE THE CHILDREN INDONESIATRAGEDI KANJURUHAN

EQUATOR TV

REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Satu Pos, Satu Kepedulian, Polisi RW dan Warga Sinergi Ciptakan Rasa Aman
Berita

Satu Pos, Satu Kepedulian, Polisi RW dan Warga Sinergi Ciptakan Rasa Aman

September 21, 2026
Hari Libur, Polairud Kaltara Hadirkan Perpustakaan Terapung untuk Anak-anak Pesisir Sedadap
Berita

Hari Libur, Polairud Kaltara Hadirkan Perpustakaan Terapung untuk Anak-anak Pesisir Sedadap

September 20, 2026
Polairud Kaltara Amankan Pelabuhan dan Objek Wisata Bahari
Berita

Polairud Kaltara Amankan Pelabuhan dan Objek Wisata Bahari

September 19, 2026
Konservasi BTN Kayan Mentarang Kian Diperkuat dengan Gandeng Pemkab Nunukan
Berita

Konservasi BTN Kayan Mentarang Kian Diperkuat dengan Gandeng Pemkab Nunukan

September 18, 2026
Wujud Polisi Penolong, Polairud Kaltara Bagikan Alat Bantu Jalan
Berita

Wujud Polisi Penolong, Polairud Kaltara Bagikan Alat Bantu Jalan

September 18, 2026
Jaga Kamtibmas di Wilayah Bulungan, Ditsamapta Polda Kaltara Lakukan Patroli Dialogis
Berita

Jaga Kamtibmas di Wilayah Bulungan, Ditsamapta Polda Kaltara Lakukan Patroli Dialogis

September 18, 2026
Next Post
Orangtua Akseyna temui Kompolnas. (Foto: Change.org)

Temui Kompolnas, Orangtua Akseyna Minta Dibentuk Tim Khusus Investigasi Kematian Anaknya

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV