Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Bulungan menggelar seminar penanggulangan HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba yang diikuti para pelajar serta pengurus DWP instansi dan tingkat kecamatan. Seminar menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan, Badan Narkotika Kabupaten (BNK) serta penyintas HIV/AIDS dan narkoba.

Ketua DWP Bulungan, Lenny Marlina Risdianto menjelaskan, kegiatan diharapkan memberikan dampak positif kepada masyarakat, khususnya generasi muda pelajar untuk membentengi diri dari bahaya narkoba dan HIV/AIDS.

“Ini upaya memerangi penyalahgunaan narkoba, upaya menekan jumlah kasus HIV/AIDS serta upaya menghapus stigma negatif masyarakat terhadap penyintas narkoba maupun HIV/AIDS di Bulungan,” ucapnya dalam kegiatan yang turut dihadiri Ketua TP PKK Bulungan, Sri Nurhandayani Syarwani. Dijelaskan, baru-baru ini masyarakat dikagetkan dengan temuan adanya peningkatan jumlah kasus HIV/AIDS di salah satu daerah di Indonesia, di mana kasus tersebut menimpa golongan pelajar dan mahasiswa serta ibu rumah tangga. Kemudian Ketua BNK Bulungan juga mengungkapkan adanya peningkatan jumlah kasus penyalahgunaan narkoba setiap tahunnya.
“Hal tersebut menjadi perhatian serius DWP Bulungan,” tandasnya. Dilanjutkan, DWP sebagai salah satu organisasi serta mitra pemerintah daerah berperan memberikan kontribusi, salah satunya melalui kegiatan seminar, sebagai bagian dari pembangunan Sumber Daya Manusia di Bulungan.
Diingatkan, seluruh anggota DWP dapat meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak terutama saat beraktifitas di luar rumah.
“Peran wanita sebagai ibu sangat penting karena hubungan yang dekat dengan anak dalam keluarganya. Saya yakin ibu-ibu sangat jeli dalam memperhatikan perilaku anak-anak yang akhirnya dapat menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” pesannya. Kegiatan seminar turut diisi penyerahan cinderamata kepada para narasumber dan sertifikat peserta secara simbolis. (ETV02)










