EQUATOR-TV. COM – TARAKAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tarakan menggelar kegiatan pertemuan dengan seluruh media di Tarakan, baik televisi, radio, cetak maupun media online, pada Kamis pagi (23/11/23), bertempat di ruang pertemuan KPU Kota Tarakan.
Temu media yang berlangsung dari pagi hingga siang hari ini, dihadiri langsung oleh Ketua KPU Kota Tarakan – Nasruddin, S.Kom, M, IKom dan dipimpin oleh Herry Fitrian Armandita, S.Pd – Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM.
Dalam arahannya, Nasruddin mengingatkan kepada rekan-rekan media bahwa pelaksanaan pemungutan suara kurang 82 hari lagi. “Bagaimana cara melaksanakan pemilu sesuai asas dan bekerja secara formal dengan melaksanakan setiap tahapan secara profesional dan berintegritas”. Nasruddin juga menambahkan, “Bila ada tahapan yang tidak sesuai dengan prinsip kita, media juga memiliki fungsi sebagai pusat informasi, dan media diharapkan tetap netral dengan mempublikasikan fakta-fakta di lapangan”, ujarnya.
Disampaikan juga dalam pertemuan kali ini terkait tahapan-tahapan pemilu, khususnya yang terkait keuangan dan logistik, dimana saat ini KPU Tarakan sedang dalam tahapan proses logistik. Tahap ke 1, yaitu tahapan pengadaan perlengkapan pemungutan suara, meliputi kotak suara, bilik suara dan segel, dimana sarana prasarana logistik ini, telah tiba di Kota Tarakan.
Selanjutnya yaitu pengadaan tahap ke 2, berupa pencetakan daftar calon tetap, yang meliputi 4 Dapil untuk pemilihan calon anggota DPRD Kota Tarakan. Penyediaan formulir plano untuk menuliskan hasil suara yang berhasil dihitung, dan akan dicetak dalam bentuk A4 sebagai salinan.
Dan untuk proses pengadaan tahap ke 3, hingga pertemuan ini digelar, KPU Tarakan masih belum dapat memastikan tanggalnya, dikarenakan masih terus adanya koreksi dari masing-masing partai, khususnya terkait surat suara yang memuat daftar calon tetap yang telah ditetapkan.
Di kesempatan yang sama, Herry Fitrian selaku penanggungjawab divisi sosialisasi ini juga menambahkan, informasi terkait masalah pengelolaan keuangan KPU. “KPU Tarakan sangat selektif dan berhati-hati, dikarenakan laporan dana KPU Tarakan cukup ekstrem konsekuensinya, karena bisa sampai kepada pencoretan yang diatur dalam regulasi. Masih ada waktu dua setengah bulan guna proses penguatan dan konsolidasi agar semua dapat berjalan dengan baik”, ujar Herry.
Dalam pertemuan ini juga disampaikan bahwa, masih akan ada beberapa tahapan lain yang akan dilaksanakan KPU Tarakan dengan divisi teknis, terkait Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) dan Laporan Penerimaan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK), dimana KPU Tarakan masih harus terus melakukan koordinasi dengan berbagai partai politik yang ada.









