EQUATOR-TV.COM, TARAKAN – Taman Anak Sejahtera (TAS) Kampung Satoe bersama DPD PPNI (Persatuan Perawat Nasional Indonesia) Kota Tarakan dan PUSPA Sedungan (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak) Tarakan, menggelar kegiatan pelatihan pijat bayi / Baby Massage gratis bagi para ibu yang memiliki balita, pada hari Minggu pagi, bertempat di Auditorium lantai 6 – RS Umum dr.H.Jusuf SK-Tarakan.
Tampak hadir dan sekaligus membuka pelatihan ini, yaitu Wakil Wali Kota Tarakan yang sekaligus menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penanggulangan Stunting (TPPS)-Effendi Djuprianto, SH, M.HP, serta perwakilan dari DP3AP2KB Tarakan, Dinas Sosial & Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan serta PUSPA Provinsi Kaltara.

Dalam wawancaranya dengan tim liputan, Wakil Wali Kota Tarakan Effendi Djuprianto mengatakan, “Pemerintah sangat bersyukur telah diadakannya program ini, yang menjadi upaya untuk turut membantu menurunkan angka stunting di Tarakan”. Effendi juga menambahkan, “Kalau sementara ini, target nasional penurunan angka stunting di 2024 adalah 14%, dimana pada tahun 2022 ada dalam posisi 15%, yang artinya ini sudah mengalami penurunan. Dengan anggapan bahwa radius dari per 100 orang, sekitar 16 orang yang mengalami stunting/kurang gizi di Kota Tarakan ini”, ujarnya.
Untuk itu, Pemerintah Kota Tarakan telah mentargetkan dalam waktu dekat adanya kolaborasi antara TPPS dalam penanggulangan stunting dan kemiskinan, dengan tim pendamping keluarga, yaitu dari bidan, PKK, kader serta perawat, yang nantinya akan diusulkan kepada Bapak Walikota Tarakan. Hal ini dilakukan guna meningkatkan animo masyarakat, sehingga antara anak dan orang tua dapat terhubung dengan lebih baik.
Pelatihan pijat bayi yang juga menyasar ibu-ibu di area yang memiliki angka stunting tinggi ini, diikuti tak kurang dari 50 orang peserta, yang berasal dari berbagai kelurahan, diantaranya Selumit Pantai sebanyak 25 orang, Karang Anyar Pantai 5 orang, Juata 5 orang, serta masyarakat umum dan organisasi sekitar 15 orang.
Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat, berupa pijat bayi dan screeaning kesehatan, yang sebelumnya telah digelar di kawasan Binalatung RT.14, Pantai Amal, Tarakan.
Pijat Bayi ini sendiri secara medis diyakini dapat mencegah terjadinya stunting, sebagai therapy bagi balita dan memberikan efek menenangkan pikiran dan tubuh, serta meningkatkan kecerdasan otak sang balita, sehingga tumbuh kembang balita menjadi lebih baik.










