EQUATOR-TV.COM – TARAKAN Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) sebagai asosiasi profesi yang beranggotakan para pelaku wisata, khususnya di bidang pemanduan, gelar acara Pelantikan DPD HPI Kalimantan Utara (Periode 2024-2028), pada Rabu pagi (19/06/2024), bertempat di Meeting Room, Hotel Royal Tarakan.
Acara pelantikan pengurus yang juga dihadiri oleh Ketua Umum DPP Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Nasional-Imam Widodo, dan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Utara-Dr.Njau Anau, S.Pd, M.Si ini, rencananya juga akan dilanjutkan dengan kegiatan Sertifikasi TOT bagi para pemandu wisata Kaltara, pada siang harinya. Setelah sebelumnya pada 15 Juni 2024 lalu, Panitia Pelaksana juga sukses menggelar Musyawarah Ke II DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Kalimantan Utara, di lokasi yang sama.
Dalam wawancaranya dengan awak media, Imam Widodo menyampaikan asal mula dibentuknya HPI ini, dimana pada tahun 1983 Kementerian Pariwisata saat itu berusaha untuk menyatukan berbagai asosiasi pemanduan yang tersebar di setiap provinsi di Indonesia. “HPI awalnya dikenal sebagai Himpunan Duta Wisata Indonesia, kemudian pada tahun 1988 berubah namanya menjadi Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI)”.
“Pasca dilantik, HPI Kaltara fokus mendorong regulasi yang akan menjadi payung hukum bagi para pramuwisata, mulai dari Undang-Undang, Peraturan Menteri, hingga Perda”, imbuhnya. Selain itu, HPI Kaltara juga akan fokus pada pengembangan SDM, melalui kegiatan pelatihan dan sertifikasi, untuk meningkatkan kapasitas para anggotanya, sehingga dapat berkontribusi terhadap Pemerintah dan Daerah, guna memajukan pariwisata di Kaltara. Usai pandemi ini, HPI Kaltara terus berusaha membuka peluang kerja bagi generasi-generasi muda, melalui berbagai program pelatihan.
Selanjutnya, HPI Kaltara juga berharap dengan telah dilantiknya pengurus yang baru, secara kelembagaan HPI dapat berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Fokus mempromosikan 322 objek wisata yang ada di Kalimantan Utara, baik alam, budaya, maupun buatan. Peran pramuwisata sebagai ujung tombak promosi pariwisata sangat penting dalam merencanakan dan melaksanakan tugasnya.










