EQUATOR-TV, BULUNGAN, – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Utara, Amiek Mulandari, resmi melepas masa pengabdiannya setelah kurang lebih sepuluh bulan menjabat. Acara pelepasan digelar secara khidmat di Aula Lantai 1 Kantor Gubernur Kalimantan Utara, pada Senin malam (30/6/2025).
Dalam sambutannya, Amiek menyampaikan rasa terima kasih dan kesan mendalam atas pengalamannya selama bertugas di provinsi termuda di Indonesia tersebut. Amiek mengungkapkan bahwa Kalimantan Utara menyuguhkan sesuatu yang berbeda dari apa yang selama ini dibayangkan oleh banyak orang. “Banyak orang mengira Kalimantan itu terpencil, hanya hutan belantara. Tapi saya temukan hal sebaliknya di sini. Masyarakatnya luar biasa ramah, mendukung, dan sangat menerima kami. Saya betah berada di sini,” ujar Amiek, yang pada acara tersebut tampak anggun mengenakan busana adat Kalimantan Utara.
Acara pelepasan juga diwarnai dengan penampilan seni dan budaya daerah seperti tarian dan musik khas Kaltara, yang memperlihatkan kedekatan emosional Amiek dengan budaya dan masyarakat setempat.
Meski mengakui masih adanya berbagai tantangan, terutama dalam hal keterbatasan sumber daya manusia di lingkungan penegakan hukum dan lembaga pemerintahan, Amiek tetap menaruh harapan besar terhadap kemajuan Kejati Kaltara. “Personel dan jajaran di sini masih terbatas, baik dari sisi jumlah maupun kualitas. Tapi semangatnya luar biasa. Kita ingin cepat seperti kota besar, tapi realitasnya perlu proses bertahap,” ungkapnya.
Selama masa kepemimpinannya, Kejati Kaltara mencatatkan pencapaian membanggakan, yaitu berhasil menempati peringkat ke-15 secara nasional, meskipun merupakan kejaksaan tinggi termuda di Indonesia dari total 34 Kejati. “Ini membuktikan bahwa kita mampu. Saya tidak suka jika terus-menerus berada di peringkat bawah. Syukur alhamdulillah, kerja keras semua pihak membuahkan hasil,” ujar Amiek dengan nada bangga.
Sebagai penutup, Amiek berharap agar Kejati Kaltara dapat terus menjadi lembaga penegak hukum yang profesional, tangguh, dan adaptif terhadap tantangan zaman. “Semoga Kejati Kaltara semakin maju, personelnya semakin solid, serta mampu memberikan pelayanan hukum yang cepat dan berkualitas. Kita semua adalah perintis, dan tugas kita adalah mewariskan pondasi yang kuat,” tutupnya.
Gubernur Kalimantan Utara, Dr. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum., turut hadir dalam acara bersama jajaran Forkopimda, dan tokoh masyarakat. Dalam sambutannya, Zainal menyampaikan apresiasi atas pengabdian Amiek Mulandari selama memimpin Kejati Kaltara. “Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Kalimantan Utara, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Ibu Amiek. Dedikasi dan semangat beliau menjadi teladan yang luar biasa. Semoga kesuksesan selalu menyertai di penugasan berikutnya,” ucap Zainal singkat.
Suasana haru mewarnai akhir acara, menandai perpisahan yang bukan sekadar formalitas, melainkan sebuah penghormatan bagi pemimpin yang telah memberikan warna dan kontribusi penting dalam perjalanan Kejati Kalimantan Utara (RT).










