Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Google Earth Ungkap Rusia Bangun Senjata Laser anti-Satelit

July 14, 2022
Reading Time: 1 min read
Share on FacebookShare on Twitter
Foto: The Sun
Foto: The Sun

EQUATOR-TV.COM, MOSKWA – Rusia menghidupkan lagi inisiatif membangun senjata laser anti-satelit untuk mengacak teknologi pencitraan ruang-terikat.

The Sun memberitakan jejak panjang yang ditemukan Google Earth membuat para ahli menyimpulkan Rusia sedang mengembangkan senjata untuk menyabotase satelit yang mencoba mengawasi.

Baca Juga

Polairud Kaltara Sisir Mangrove hingga Pelabuhan! Sasaran Patroli dan Sambang

Polairud Kaltara Sisir Mangrove hingga Pelabuhan! Sasaran Patroli dan Sambang

September 5, 2026
Proyek Normalisasi Irigasi Selamatkan Sawah Petani di Desa Sapari

Proyek Normalisasi Irigasi Selamatkan Sawah Petani di Desa Sapari

September 5, 2026

Senjata laser Rusia itu disebut Kalinia, dan dibangun di bawah otoritas Kementerian Pertahanan Rusia.

Pencitraan Google Earth memperlihatkan kompleks pengawasan ruang angkasa Rusia itu terletak di sebelah barat Rusia. Kalina, menurut The Sun, dibangun dengan infrastruktur baru yang ditambahkan ke pekarangan.

Bart Hendrickx, akademisi yang berbasis di Belgia, menerbitkan makalah di Space Review yang membongkar dokumen keuangan dan melacak rencana Rusia mengembangkan sistem laser anti-satelit.

Meski tidak ada konfirmasi yang membantan keberadaan Kalina, temuan dan pengamatan Hendrickx oleh Google Earth memberi para ahli tingkat keyakinan bahwa laser anti-satelit sedang dalam pengembangan.

Rencana Rusia mengacak satelit asing telah ada sejak awal Perang Dingin. Rencana Kalina dicetak tahun 2011, tapi Hendrickx mencatat pembangunan itu disponsori Kementerian Pertahanan Rusia tahun 2022.

Tujuan utama proyek itu dijelaskan dalam dokumen tahun 2014. “Yaitu, menciptakan sistem untuk penekanan fungsional sistem elektro-optik satelit,” kata Hendrickx.

Ruang menjadi komponen penting dalam konflik modern dan diplomasi internasional. Dr Matthew Mowthorpe, mengatakan, salah satu skenario masa depan yang potensial adalah laser dapat digunakan untuk tidak memaksakan area pencitraan.

Dr Mowthorpe mengelola Tim Luar Angkasa untuk Kementerian Pertahanan Inggris sealam delapan tahun. Dia saat ini menjadi arsitek satelit untuk Airbus Defense and Space.

“Sebuah negara dapat menyatakan tidak ada ancaman pencitraan dengan menggunakan laser berbasis darat,” kata Mowthorpe.

Tidak jelas seberapa efektif Kalina mengganggu pengintaian ruang angkasa. Rusia dan AS menjadi kolaborator yang gelisah, serta musuh yang dinyatakan dalam eksplorasi ruang angkasa.

Disadur dari www.reqnews.com

Post Views: 99
Tags: KalinaPerang DinginRusiaSenjata Laser

EQUATOR TV

REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Polairud Kaltara Sisir Mangrove hingga Pelabuhan! Sasaran Patroli dan Sambang
Berita

Polairud Kaltara Sisir Mangrove hingga Pelabuhan! Sasaran Patroli dan Sambang

September 5, 2026
Proyek Normalisasi Irigasi Selamatkan Sawah Petani di Desa Sapari
Advetorial

Proyek Normalisasi Irigasi Selamatkan Sawah Petani di Desa Sapari

September 5, 2026
Cuaca Extrem, Warga Bulungan Gelar Sholat Istisqo, Memohon Hujan
Berita

Cuaca Extrem, Warga Bulungan Gelar Sholat Istisqo, Memohon Hujan

September 5, 2026
DPUPRPKP Tana Tidung, Kucurkan 2 Pos Anggaran Perbaikan Sawah di Desa Sapari
Advetorial

DPUPRPKP Tana Tidung, Kucurkan 2 Pos Anggaran Perbaikan Sawah di Desa Sapari

September 5, 2026
Polisi Penolong, Polairud Polda Kaltara Salurkan Air Bersih ke Warga Pesisir
Berita

Polisi Penolong, Polairud Polda Kaltara Salurkan Air Bersih ke Warga Pesisir

September 4, 2026
DPUPRPKP Tana Tidung Berburu Program Dana SIPURI Kementerian PU RI
Advetorial

DPUPRPKP Tana Tidung Berburu Program Dana SIPURI Kementerian PU RI

September 4, 2026
Next Post

Bantah Adanya Penyelewengan Dana Donasi, Ahyudin Sebut ACT Peroleh Predikat WTP

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV