EQUATOR-TV.COM , REQnews – Beberapa waktu belakangan, Indonesia dan Australia dikabarkan tengah bersitegang akibat persoalan sengketa wilayah Pulau Pasir di selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Masyarakat adat di NTT ingin Australia agar hengkang dari pulau tersebut. Namun Australia tetap bersikeras menyatakan bahwa Pulau Pasir adalah milik mereka.
Sebagai informasi, wilayah Pulau Pasir ini ini terletak di tepi luar landas kontinen di Samudera Hindia dan Laut Timor sekitar 320 kilometer di lepas pantai barat laut Australia dan 170 kilometer selatan Pulau Rote (Roti), Indonesia.
Sejumlah ahli memperkirakan jika Pulau Pasir dan perairan di sekitarnya menyimpan “harta karun” berupa cadangan minyak dan gas alam yang melimpah. Karena alasan ini pula diduga Australia mengklaim wilayah Pulau Pasir demi menguasai migas di kawasan tersebut.
Tak hanya sumber daya mineral berupa minyak dan gas alam, Pulau Pasir juga kaya akan keanekaragaman spesies dan habitat. Menurut penelitian, setidaknya ada 14 jenis ular laut, 433 jenis moluska, 70 jenis ikan yang teridentifikasi di daerah tersebut, serta 255 jenis terumbu karang.
Gugusan Pulau Pasir ini juga menjadi area bertelur penyu dan populasi burung yang bermigrasi. Binatang seperti dugong, berbagai cetacion, dan hiu paus pun kerap terlihat secara teratur di sekitar karang di wilayah ini.***
Disadur dari www.reqnews.com










