DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Bulungan menggelar rapat pimpinan daerah (rapimda) pada 5 – 6 November 2022 di Aula FKUB Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bulungan. Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd, M.Si yang menghadiri acara pembukaan menegaskan, keberadaan BKPRMI merupakan mitra pemerintah, mitra Kementerian Agama dan mitra semua organisasi masyarakat (ormas) di Bulungan.
Bupati berharap, rapimda DPD BKPRMI Bulungan dapat menyusun langkah-langkah strategis serta program dan kegiatan yang nyata, khususnya dalam membina serta mengarahkan generasi muda umat Muslim.

“Dan membentuk karakter pemuda masjid yang sejalan dengan program pemerintah yaitu melahirkan generasi yang cerdas otaknya dan bersih hatinya,” ujarnya dalam kegiatan yang diikuti pengurus BKPRMI kecamatan-kecamatan se-Bulungan. BKPRMI juga diharapkan memaksimalkan kembali peran masjid-masjid yang ada di Bulungan, di mana masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah tapi juga tempat untuk membentuk pemuda dan remaja, wadah penerima dan penampung aspirasi dari umat sekaligus pemberi solusi terhadap persoalan umat.

“Untuk itu, senantiasa bangun kreatifitas dan inovasi agar bisa terus melahirkan solusi terhadap persoalan umat di Bulungan,” pesan Bupati. Diterangkan, keberadaan dan tujuan BKPRMI selaras dengan tema Hari Sumpah Pemuda ke 94 pada 28 Oktober 2022 yaitu Bersatu Bangun Bangsa. Tema tersebut memberikan pesan mendalam bahwa bersatu padu adalah harga mati yang harus dikuatkan.
Bupati mengingatkan, pemuda hari ini adalah tokoh-tokoh yang akan berperan pada masa yang akan datang. Apa yang dilakukan pemuda di masa sekarang juga menjadi penentu kemajuan Bangsa Indonesia di masa depan.
“Hal ini penting karena kita memiliki kekhawatiran pemuda Indonesia masih menghadapi ancaman pengangguran dan keterpurukan dalam tindakan destruktif yang tidak menguntungkan,” tandasnya. Seperti diketahui, keberadaan organisasi BKPRMI bertujuan memberdayakan dan mengembangkan potensi pemuda remaja masjid agar bertakwa kepada Allah SWT, memiliki wawasan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan yang utuh dan kokoh, serta senantiasa memakmurkan masjid sebagai pusat ibadah, perjuangan dan kebudayaan dengan tetap berpegang teguh kepada prinsip aqidah, ukhuwah dan dakwah Islamiyah untuk mewujudkan masyarakat marhamah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. (ETV02)










