Sunday, October 11, 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Office & Studio
  • Tentang Kami
Equator TV
  • Home
  • Kaltara
    • Bulungan
    • Tarakan
    • Tana Tidung
    • Nunukan
    • Malinau
  • Politics
  • Advetorial
  • Opinion
  • Nasional
  • Budaya
  • Login
No Result
View All Result
Equator TV
Home Berita

TPDI Laporkan Tindak Pidana Kolusi dan Nepotisme ke KPK yang Melibatkan Jokowi, Anwar Usman, Gibran, dan Kaesang

by Equator tv
October 24, 2023
in Berita, Nasional
Reading Time: 2 mins read
0 0
TPDI Laporkan Tindak Pidana Kolusi dan Nepotisme ke KPK yang Melibatkan Jokowi, Anwar Usman, Gibran, dan Kaesang
Share on FacebookShare on Whatsapp

Presiden Joko Widodo (Jokowi), Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Anwar Usman, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (23/10/2023). Laporan ini terkait tindak pidana kolusi dan nepotisme, seperti yang diungkapkan oleh Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI), Erick Samuel Paat, di gedung Merah Putih KPK.

Erick menjelaskan bahwa pelaporan ini berkaitan dengan putusan MK yang mengizinkan calon presiden atau wakil presiden yang belum mencapai usia 40 tahun untuk maju dalam Pilpres 2024, yang berlaku atas keputusan Ketua MK Anwar Usman. Karena Anwar Usman adalah ipar Jokowi, muncul dugaan konflik kepentingan.

Related posts

Cegah Kecelakaan Laut, Polairud Kaltara Rutin Periksa Kelayakan Speedboat Regular Meski Hari Libur

Cegah Kecelakaan Laut, Polairud Kaltara Rutin Periksa Kelayakan Speedboat Regular Meski Hari Libur

October 10, 2026
Gubernur Zainal Buka Diklat Laskar Gerindra Kaltara, Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Gubernur Zainal Buka Diklat Laskar Gerindra Kaltara, Tekankan Disiplin dan Kekompakan

October 10, 2026

Gugatan tersebut juga mencakup nama Gibran, yang merupakan anak Jokowi, serta gugatan lain oleh PSI yang dipimpin oleh putra bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep. Erick menduga bahwa ada kesengajaan dan pembiaran dalam penanganan kasus ini, yang menciptakan dugaan kolusi dan nepotisme antara Ketua MK, Presiden Jokowi, Gibran, dan Kaesang.

Erick mempertanyakan mengapa Ketua MK tidak mengundurkan diri dalam kasus ini, mengingat hubungan keluarga dengan pihak yang terlibat. Dia menduga adanya unsur pembiaran dan kesengajaan dalam penanganan perkara gugatan batas usia capres-cawapres ini. Akibatnya, dugaan kolusi dan nepotisme muncul dalam tindakan Jokowi, Anwar Usman, Gibran, dan Kaesang.

Sehingga, imbuhnya, pada hal ini lah, diduga kuat adanya unsur kolusi dan nepotisme dari Jokowi, Anwar Usman, Gibran, dan Kaesang. “Nah ini yang kami lihat kolusi dan nepotismenya antara Ketua MK sebagai Ketua Majelis Hakim, dengan Presiden Jokowi, dengan keponakannya Gibran, dan keponakannya Kaesang,” tuturnya.Diketahui, Mahkamah Konstitusi (MK) menambahkan syarat pencalonan presiden dan wakil presiden yang termaktub dalam Pasal 169 huruf q Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Pada intinya, laporan ke KPK ini terkait dengan dugaan pelanggaran etika dan hukum dalam putusan MK yang memungkinkan calon presiden atau wakil presiden muda untuk Pilpres 2024. Pelapor menganggap ada konflik kepentingan, pembiaran, dan kesengajaan dalam penanganan kasus tersebut, yang menciptakan tindak pidana kolusi dan nepotisme yang diduga melibatkan Presiden, Ketua MK, Gibran, dan Kaesang. Laporan tersebut diterima oleh KPK dengan nomor informasi 2023-A-04294.

Post Views: 99

Trending 7 Hari Terakhir

  • Polisi Sahabat Anak, Ditpolairud Polda Kaltara Sambut Kunjungan Murid MI Al-Izzah

    Polisi Sahabat Anak, Ditpolairud Polda Kaltara Sambut Kunjungan Murid MI Al-Izzah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Bersama Masyarakat! Lewat Patroli dan Sambang, Dirpolairud Polda Kaltara Pererat Sinergi dan Salurkan Bantuan bagi Nelayan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Gubernur Zainal Buka Diklat Laskar Gerindra Kaltara, Tekankan Disiplin dan Kekompakan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 300 Kader Laskar Gerindra Digembleng, Rahmawati Sebut Potensi Pemuda Kaltara Perlu Terus Digali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Satukan Komunitas Persaudaraan Lintas Batas, Iraw Tidung Borneo Bersatu ke-IV Resmi Dibuka!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Equator TV

Menjaga Narasi Menyatukan Negeri

Follow Kami:

Recent News

  • Cegah Kecelakaan Laut, Polairud Kaltara Rutin Periksa Kelayakan Speedboat Regular Meski Hari Libur
  • Gubernur Zainal Buka Diklat Laskar Gerindra Kaltara, Tekankan Disiplin dan Kekompakan
  • 300 Kader Laskar Gerindra Digembleng, Rahmawati Sebut Potensi Pemuda Kaltara Perlu Terus Digali

Category

  • Advetorial
  • Artikel
  • Berita
  • Budaya
  • Bulungan
  • Business
  • Culture
  • Hiburan
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Kuliner
  • Lifestyle
  • Malinau
  • Nasional
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Opinion
  • Pendidikan
  • Politics
  • Sports
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • Travel

Recent News

Cegah Kecelakaan Laut, Polairud Kaltara Rutin Periksa Kelayakan Speedboat Regular Meski Hari Libur

Cegah Kecelakaan Laut, Polairud Kaltara Rutin Periksa Kelayakan Speedboat Regular Meski Hari Libur

October 10, 2026
Gubernur Zainal Buka Diklat Laskar Gerindra Kaltara, Tekankan Disiplin dan Kekompakan

Gubernur Zainal Buka Diklat Laskar Gerindra Kaltara, Tekankan Disiplin dan Kekompakan

October 10, 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Office & Studio
  • Tentang Kami

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Home
  • Politics
  • Kaltara
  • Kaltim
  • Berita

© 2026 EQUATOR TV

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In