EQUATOR-TV, BULUNGAN Gubernur Kalimantan Utara yang diwakili oleh Plh.Asisten Perekonomian dan Pembangunan-Burhanuddin, S.Sos, M.Si, bersama General Manager PT.PLN (Persero) UID Kaltimtara-Agung Muridfi meresmikan penyalaan listrik di Permukiman Transmigrasi SP 8 dan 9, Tanjung Buka, pada hari Selasa (2/7/2024).
Masyarakat di pemukiman transmigrasi Desa Tanjung Buka-Kecamatan Tanjung Palas Tengah ini, tepatnya di satuan pemukiman SP 8 dan SP 9, kini sudah dapat menikmati aliran listrik di daerahnya.
Hal ini ditandai dengan peresmian penyalaan listrik di SD Negeri 032, Bulungan.
Dalam sambutannya, Burhanuddin mengatakan, bahwa peresmian ini merupakan wujud dari kehadiran pemerintah melalui penyediaan infrastruktur. “Dengan tersbungnya jaringan listrik ini, kita berharap dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat, meningkatkan mutu pendidikan, kesehatan, serta pelayanan publik di SP 8 dan 9 ini”.
Burhanuddin juga mengapresiasi berbagai pihak yang telah berkontribusi merealisasikan utilitas ini, terutama kepada PLN yang telah bekerja keras membangun jaringan listrik di wilayah ini.
Selain itu, Burhanuddin juga berpesan kepada masyarakat untuk berhati-hati dan bijak memanfaatkan listrik.
Untuk diketahui, di daerah ini sudah ada sebanyak 230 calon pelanggan yang akan menggunakan jaringan listrik tersebut. Terdapat 7 unit gardu dengan kapasitas 50 kvh dan telah terealisasi 9,63 km Jaringan Tegangan Menengah (JTM) dan 19,03 Jaringan Tegangan Rendah (JTR).
Selain itu, Agung Muridfi, dalam kesempatan ini juga menyampaikan, bahwa masih ada 10 desa lagi bagian dari program tahun 2023 lalu, yang akan menjadi target aliran listrik selanjutnya. “Mudah-mudahan pada tahun ini, akhir tahun ini semua bisa kita selesaikan di tahun 2024,” ujarnya.
Agung juga berpesan kepada masyarakat untuk menjaga aset-aset yang telah dibangun, terutama jika jaringan tersebut berada di dekat pohon, karena akan menjadi penyebab utama terjadinya gangguan listrik. Masyarakat dihimbau untuk tidak menebang sendiri, dikarenakan akan berakibat fatal. Masyarakat dapat menginformasikannya ke PLN apabila ditemukan hal demikian.
Turut hadir juga dalam pertemuan tersebut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi serta Dinas ESDM Kaltra.










