EQUATOR-TV, TANJUNG SELOR – Dalam rangka memperinganti HUT ke-79 RI, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kalimantan Utara, kembali menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) di pendopo lapangan agatis, Selasa (20/08/2024).
Kepala DPKP Kaltara-Ir.Heri Rudiyono, M.Si., diwakili Sekretaris DPKP Kaltara-Diana Risawaty, SP., M.AP., menyampaikan, kegiatan ini diadakan rutin baik dalam rangkaian hari besar keagamaan seperti menjelang bulan Ramadhan, maupun hari lainnya. “Tujuan GPM ini untuk mengurangi inflasi, jadi dengan harga pasar yang tinggi kita gelar pasar pangan murah, seperti beras, cabe, telur, dimana ada inflasi daerah akan digelar pangan murah,” katanya.
Kegiatan GPM ini bekerjasama dengan Perum Bulog Kaltimtara. Dari pihak Bulog, menyiapkan minyak goreng, gula serta beras. Kemudian dari DPKP Kaltara, menyiapkan bawang merah, bawang putih, telur, cabe, tomat dan beras.
Diana mengungkapkan, dalam pasar murah tersebut ada perbedaan dengan Disperindagkop, karena dari pihak DPKP menjual langsung hasil produk pertanian lokal seperti cabe dan beras lokal dari Desa Sajau, Kecamatan Tanjung Palas Timur. “Jadi, kita mengimplementasikan Peraturan Gubernur Nomor 25 tentang Pengembangan Pangan Lokal, kita mengangkat produk lokal,” urainya.
Menurutnya, perbedaan ini karena sumber penganggaran yang berbeda. Pada pasar murah ini bersumber dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) dengan dana dekosentrasi angggarannya, sedangkan Disperindagkop berasal dari APBD cukup besar untuk subsidi.
Pada proses distribusinya, langsung dibeli ke pihak distributor, sehingga ada perbedaan harga, yang kemudian bisa dijual lebih murah. Harga tersebut tidak ada subsidi, namun selisih harga dari distribusi ongkos angkut tersebut, yang kemudian membuatnya menjadi lebih murah. “Jadi kita dapat dari distributor yang memang murah, jadi bawang merah kita jual disini Rp.23.000,-/kg kalau dipasar Rp.30.000,- hingga Rp.32.000,- kg itu selisihnya sudah Rp.8.000,- jadi memang cukup besar juga,” tutur Diana.
Karena itu, Diana berharap dimasa mendatang bisa mengadakan kegiatan GPM di berbagai daerah pelosok di Kaltara, seperti di Bhayangkara Tanjung Palas Barat dan Sajau. “Bukan hanya masyarakat Tanjung Selor yang merasakan harga murah, tapi di daerah pelosok Kaltara juga. Dengan momen kemerdekaan ini, marilah kita memanfaatkan pasar murah ini membeli sesuai dengan kebutuhan kita,” tuntasnya.(dkisp)










