EQUATOR-TV, SEBATIK Usai melakukan kegiatan penanaman Mangrove, bersama Bhayangkari Ranting Ditpolairud Polda Kaltara, rangkaian peringatan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke – 72 tahun 2024, dilanjutkan dengan pelepasan tukik atau bayi penyu yang baru menetas, pada hari Jumat sore (13/09/2024), bertempat di Pantai Marina, Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan-Kalimantan Utara.
Kegiatan terakhir dari rangkaian peringatan HKGB di Kalimantan Utara ini, selain dihadiri langsung oleh Ketua Panitia HKGB ke 72-Ning Imam Widodo, rombongan Pengurus Pusat Bhayangkari dan Yayasan Kemala Bhayangkari, juga dihadiri oleh Dirpolairud Polda Kaltara-Kombes Pol. Bambang Wiriawan, S.I.K., M.H, dan jajaran Polda Kaltara lainnya, serta disaksikan langsung oleh Camat Sebatik Timur-Wahyudin S.Sos.
Dalam sambutannya, Wahyudin mengatakan, “Pada kesempatan hari ini, saya mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Ditpolairud bersama Ibu-Ibu Bhayangkari yang sudah berkunjung ke Sebatik, melakukan kegiatan sosial seperti ini. Sangat luar biasa, seperti adanya di wilayah Tanjung Karang, adanya bantuan sumur bor, bersama dengan profil tank-nya. Serta hari ini juga, ada pelepasan tukik yang baru pertama kali dilaksanakan di wilayah ini”, ujar Wahyudin yang hadir mewakili Bupati Nunukan.
Kegiatan ini dirasakan menjadi momen yang sangat penting, karena bertujuan meningkatkan jumlah populasi penyu, khususnya dari spesies yang kian terancam punah. Tukik-tukik yang berhasil dilepaskan ke lautan tersebut, merupakan hasil kerjasama dengan pihak BKSDA Kabupaten Nunukan.
Terlihat para ibu-ibu Bhayangkari begitu antusias saat melepaskan ratusan tukik tersebut di sepanjang bibir pantai, sembari mengucapkan doa, agar para tukik ini mampu menempuh hidup yang panjang, serta berkembang biak secara alami.
Kegiatan ini sekaligus menutup rangkaian kegiatan rombongan ibu-ibu Bhayangkari Pusat, untuk kemudian melanjutkan perjalanan kembali ke Tarakan, guna melanjutkan penerbangan menuju Jakarta.










