EQUATOR-TV, BULUNGAN – Kerukunan Keluarga Besar Bangen Tavai (KKBBT) menggelar acara syukuran, usai masa panen sebagai bentuk ungkapan rasa syukur atas hasil pertanian yang melimpah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa (13/5/25) ini berlangsung di Gedung GKII Desa Antutan, Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan, Kaltara.
Acara syukuran ini tidak hanya menjadi wadah untuk merayakan keberhasilan panen, tetapi juga sebagai momentum untuk mempererat hubungan antarwarga serta melestarikan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Tradisi syukuran panen telah menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas masyarakat setempat. Dalam perjalanannya, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas sosial, mencerminkan cara hidup masyarakat yang menjunjung tinggi semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Keberhasilan panen tahun ini juga dianggap sebagai hasil dari kerja keras dan kekompakan seluruh warga. Di tengah tantangan dalam sektor pertanian, hasil yang menggembirakan ini menjadi bukti nyata ketahanan dan kemandirian pangan yang terus dijaga oleh masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Bulungan, melalui kehadiran Wakil Bupati Kilat, A.Md, memberikan dukungan dan apresiasi atas pelestarian budaya lokal yang masih terus dijaga. Pelaksanaan tradisi seperti syukuran panen dinilai memiliki peran strategis dalam memperkuat jati diri daerah serta memperkaya khasanah budaya bangsa.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga adat dan budaya yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Selain itu, pelestarian tradisi ini juga sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan ketahanan pangan dan memperkuat pembangunan berbasis kearifan lokal.
Dengan berlangsungnya syukuran ini, masyarakat Desa Antutan menunjukkan bahwa kemajuan tidak harus menghapus tradisi. Justru, tradisi menjadi fondasi yang menguatkan identitas dalam proses pembangunan berkelanjutan (Adv.Bul)










