EQUATOR-TV, BULUNGAN – Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., menerima audiensi dari jajaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Kalimantan Utara di ruang kerjanya, Senin (19/05/2025). Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya silaturahmi, sekaligus memperkenalkan struktur kepemimpinan baru Bawaslu Kaltara yang kini dipimpin oleh Yakobus Malyantor Iskandar sebagai Ketua.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang perkenalan pimpinan Bawaslu, tetapi juga memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga pengawas pemilu dalam rangka menyambut tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2029. Berdasarkan jadwal nasional, tahapan awal Pilkada 2029 akan dimulai pada tahun 2027, sehingga koordinasi lintas sektor menjadi langkah penting untuk mengawal demokrasi secara berkesinambungan.
Dalam audiensi ini, kedua pihak berdiskusi mengenai berbagai hal strategis terkait pengawasan pemilu, termasuk potensi kerawanan di lapangan serta langkah-langkah antisipatif dalam mencegah pelanggaran. Pemerintah Kabupaten Bulungan menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan tugas-tugas Bawaslu, khususnya dalam memastikan setiap tahapan Pilkada berlangsung lancar, adil, dan sesuai ketentuan perundang-undangan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana akrab dan kolaboratif. Turut hadir dalam kesempatan ini, antara lain Donny sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi sekaligus Koordinator Wilayah Kabupaten Nunukan; Herry Fitrian Armandita sebagai Koordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Humas sekaligus Koordinator Wilayah Bulungan dan Kabupaten Tana Tidung; serta Ruliyana yang memegang peran sebagai Koordinator Divisi SDM, Organisasi, dan Diklat serta Koordinator Wilayah Malinau.
Sementara itu, Fadliansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Pemilu dan Data Informasi, kini mengemban tanggung jawab baru sebagai Koordinator Divisi Hukum dan Penyelesaian Sengketa serta Koordinator Wilayah Tarakan.
Melalui pertemuan ini, terbangun semangat bersama untuk terus menjaga kualitas demokrasi di Kalimantan Utara, khususnya di Kabupaten Bulungan, dengan memperkuat koordinasi dan peran pengawasan sejak tahap awal hingga pelaksanaan Pilkada berlangsung. Bawaslu Kaltara berharap hubungan erat dengan pemerintah daerah dapat menjadi fondasi kuat dalam mengawal proses demokrasi lima tahunan ke depan (Adv.Bul)










