EQUATOR-TV, TARAKAN – Rombongan Pastoral Uskup umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri tiba di Kaltara dalam rangka perayaan Yubileum Umat Katolik pada Selasa siang (10/6/25) di Ruang VIP Bandara Juwata, Kota Tarakan.
Kedatangan rombongan tersebut disambut secara resmi oleh Gubernur Kaltara, Dr. H. Zainal A. Paliwang, SH, M.Hum, yang diwakili oleh Wakil Gubernur, Ingkong Ala, SE, M.Si,. Dalam prosesi penyambutan, rombongan mendapat penghormatan khas berupa pengalungan pakaian adat tradisional suku Dayak sebagai simbol penerimaan dan persaudaraan.
Rombongan dipimpin oleh tokoh terkemuka umat Katolik Indonesia, Prof.Dr.Ignatius Kardinal Suharyo, yang juga menjabat sebagai Uskup umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri se-Indonesia. Kunjungan ini menjadi momen bersejarah, mengingat ini adalah kunjungan pertama Kardinal Suharyo ke Kalimantan Utara, dalam kapasitasnya sebagai pimpinan tertinggi umat Katolik Indonesia.
Rangkaian kegiatan yang akan berlangsung dari tanggal 10 hingga 13 Juni 2025 ini mencakup kunjungan pastoral kepada anggota TNI dan Polri beragama Katolik di wilayah Kaltara, serta pelantikan Dewan Pengurus Keuskupan (DPK) yang akan melayani umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri (OCI) Wilayah Keuskupan Tanjung Selor.
Ingkong menyampaikan bahwa kehadiran Kardinal Suharyo membawa arti penting, tidak hanya bagi umat Katolik di Kaltara, namun juga sebagai bentuk dukungan moral dan spiritual bagi aparat TNI-Polri yang beragama Katolik. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini juga dikawal oleh sejumlah jenderal dari TNI dan Polri, menunjukkan kuatnya sinergi antar lembaga dan keberagaman dalam satu kesatuan.
“Kunjungan ini bukan hanya kunjungan biasa, tetapi membawa misi pembinaan rohani dan dukungan moral kepada anggota TNI dan Polri yang beragama Katolik. Ini adalah kali pertama beliau hadir di Kaltara, dan jabatan kardinal sendiri sangat istimewa, bahkan bisa membawahi dua hingga tiga negara. Kehadiran beliau kami harapkan membawa kesejukan, kedamaian, dan semangat persatuan di tengah masyarakat kita,” ujar Ingkong Ala.
Acara penyambutan tersebut juga turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Tarakan, Ibnu Said Is, yang mewakili Wali Kota Tarakan, dr.H.Khairul, M.Kes, serta sejumlah tokoh agama, unsur Forkopimda, dan perwakilan umat Katolik dari berbagai wilayah di Kaltara.
Perayaan Yubileum ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran keagamaan dalam membangun moral dan etika, khususnya di lingkungan aparat negara, sekaligus mempererat persaudaraan lintas iman di tengah keberagaman masyarakat Kaltara (VT).










