EQUATOR-TV, TARAKAN – Suasana penuh sukacita dan kemeriahan mewarnai puncak peringatan Grebeg Suro sekaligus Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Paguyuban Warga Jawa (Pakuwaja) Kota Tarakan, Kamis (26/6/2025). Ribuan warga tumpah ruah memadati halaman SDN 024 Kelurahan Karang Anyar, menikmati sajian budaya Reog Singgo Barong dan beragam pertunjukan lainnya.
Momentum tahunan ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, namun juga mempererat tali silaturahmi sekaligus penguatan nilai-nilai kebersamaan warga Jawa di Tarakan.
Sejumlah tokoh penting turut hadir memeriahkan acara ini, di antaranya Gubernur Kaltara, Dr.Zainal Arifin, S.H., M.Hum, Sekretaris Provinsi Kaltara Dr. Bustan, M.Si., Anggota DPRD Kaltara Supaad Hadianto, S.E. dan Komarudin, S.Kom., M.H., Asisten III Pemkot Tarakan Ir. Elang Buana, serta jajaran Forkopimda Kota Tarakan.
Ketua Umum Pakuwaja Kota Tarakan, Djamin, dalam sambutannya menegaskan bahwa HUT ke-25 ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga refleksi peran Pakuwaja sebagai wadah pemersatu warga Jawa. “Mari kita terus rawat semangat ‘Guyub Rukun Saklawase, Semangat Urip Bebarengan’. Pakuwaja harus hadir, menyentuh semua lapisan masyarakat, mengajak untuk selalu bergotong royong dan memberi kontribusi nyata di bidang ekonomi, sosial, budaya, hingga keamanan guna mendukung kemajuan Tarakan dan Kaltara,” tegas Djamin.
Senada, Ketua Panitia Pelaksana, Nunung Tri Sulistiawati, S.H., M.H., mengungkapkan, dukungan seluruh jajaran Pakuwaja dan soko menjadi kunci sukses acara ini. “Grebeg Suro ini menjadi momentum penting memperkuat persaudaraan dan kolaborasi lintas generasi, budaya, dan organisasi,” ujarnya.
Sementara itu, mewakili Wali Kota Tarakan, Asisten III Pemkot Tarakan, mengapresiasi peran besar Pakuwaja dalam membangun kota. “Pakuwaja telah menunjukkan kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Tarakan. Semoga ke depan makin sukses dan sinergi ini terus kita tingkatkan,” ucapnya.
Gubernur Kaltara, Dr. Zainal A.Paliwang, SH, M.Hum, turut memberikan apresiasi. Ia berharap semangat melestarikan budaya terus terjaga dan warga Jawa semakin solid berkontribusi untuk kemajuan daerah. “Ini bukan sekadar perayaan, tapi momentum bangkit bersama, melestarikan budaya, dan mewujudkan kontribusi nyata untuk pembangunan Kaltara,” pungkas Gubernur (*)










