EQUATOR TV, BULUNGAN – Jalan poros Tanjung Palas Tengah, saat ini tengah dalam perbaikan. Proyek peningkatan jalan yang sudah lama ditunggu-tunggu dan dikeluhkan masyarakat ini, akhirnya mulai dikerjakan. Warga menyambutnya dengan baik, mengingat akses yang selama ini rusak dan menyulitkan aktivitas sehari-hari, kini mulai dibenahi oleh Pemerintah Provinsi Kaltara.
Pantauan di lapangan, pekerjaan masih dalam tahap pengerasan badan jalan. Warga berharap pengerjaan bisa berjalan lancar dan hasilnya sesuai harapan, sehingga jalan bisa segera dinikmati untuk mendukung mobilitas maupun kegiatan ekonomi mereka.
Anggota DPRD Bulungan dari Komisi III bidang pembangunan, Ilhamsyah, juga ikut menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah. Menurutnya, proyek peningkatan jalan di kawasan Salimbatu, Tanjung Palas Tengah ini, memang sudah lama ditunggu-tunggu masyarakat.
“Dengan adanya peningkatan jalan ke Salimbatu ini, masyarakat merasa lega. Ini aspirasi yang kami perjuangkan, dan alhamdulillah tahun anggaran 2025 bisa terwujud. Kami tentu berterima kasih kepada pemerintah yang sudah tanggap dengan kebutuhan warga,” ujar Ilhamsyah saat ditemui tim liputan, Rabu (1/10/2025).
Meski begitu, DPRD juga mengingatkan bahwa masih banyak titik jalan lain yang butuh perhatian. Misalnya jalur Tanjung Selor menuju Tanjung Palas Timur, serta jalan dari Salimbatu ke Panca Agung. Warga berharap, jalan-jalan tersebut bisa ditingkatkan kualitasnya dari sekadar agregat menjadi beraspal, supaya akses ekonomi masyarakat makin lancar.
Ilhamsyah mengakui, pemerintah daerah tentu punya keterbatasan anggaran sehingga tidak semua proyek bisa dikerjakan sekaligus. Karena itu, ia mengajak masyarakat untuk bersabar sambil tetap mendorong agar pembangunan jalan dilakukan secara merata di tahun-tahun mendatang.
“Ya kita tahu tidak mungkin semua dikerjakan satu tahun, karena soal anggaran. Tapi harapan kita, setelah perbaikan di Salimbatu selesai, giliran jalan-jalan lain juga bisa diperhatikan. Karena kalau akses jalan bagus, ekonomi masyarakat otomatis ikut bergerak,” jelasnya.
Menurutnya, jalan yang mulus bukan hanya soal kenyamanan, tapi juga menyangkut kebutuhan dasar warga desa.
Dengan akses yang lancar ke pasar maupun ke kota, pendapatan masyarakat juga bisa meningkat.
“Kalau jalan masih agregat dan rusak, jelas menghambat. Makanya masyarakat ingin jalan yang sudah diaspal, biar usaha mereka juga lancar,” tambah Ilhamsyah.
Tahun 2025 ini, Pemkab Bulungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp14,95 miliar untuk proyek peningkatan jalan di wilayah tersebut. DPRD menegaskan akan terus mendorong pemerintah daerah agar aspirasi masyarakat soal infrastruktur jalan tetap jadi prioritas. Tujuannya, agar pembangunan tidak hanya terpusat di satu wilayah, tapi juga bisa dirasakan secara merata di berbagai desa di Bulungan. (RT)










