EQUATOR TV, BULUBGAN—Lebih dari tiga ribu pendayung serta puluhan perahu yang dihias dengan ornamen mencolok dari berbagai wilayah di Bulungan berkumpul memenuhi area Pelabuhan VIP Tanjung Selor pada Senin pagi (6/10/2025), yang menandakan pembukaan tradisi balap perahu dayung di sungai Kayan, Tanjung Selor.
Perlombaan balap perahu dayung yang sudah turun-temurun ini, berlangsung dari tanggal 6 hingga 8 Oktober 2025, dengan menghadirkan para pendayung perwakilan dari berbagai wilayah seperti Tanjung Palas, Salimbatu, Teras Baru, hingga Antutan.
Disaksikan oleh ratusan penonton yang juga turut memberikan semangat kepada para peserta lomba, yang tak hanya sekadar kompetisi kecepatan, melainkan sebagai momen untuk mempererat persaudaraan dan menumbuhkan rasa bangga terhadap warisan budaya lokal.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si, menyampaikan bahwa balap perahu dayung ini tak hanya sekadar kegiatan olahraga namun sebagai simbol dan semangat masyarakat Bulungan dalam melestarikan warisan budaya leluhur.
“Sungai Kayan ini adalah urat nadi kehidupan kita. Melalui perlombaan ini, kita memelihara tradisi yang telah diwariskan, seraya memperkuat persaudaraan dan rasa kebersamaan. Ini merupakan bagian dari upaya kita membangun Bulungan yang maju tanpa melupakan akar budaya,” tuturnya.
Perlombaan diawali dengan kelas perahu 30. Dalam putaran pertama ini, tim Amuk Pulau dari Salimbatu, berhasil mencatatkan diri sebagai yang tercepat, diikuti oleh tim BP II di posisi kedua.
Plt. Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Bulungan, Iwan Sugiyanta, juga menambahkan bahwa festival ini memiliki nilai ekonomi dan potensi pariwisata yang besar bagi daerah.
“Saat ini Festival Sungai Kayan telah terdaftar dalam kalender event daerah. Tahun ini partisipasi mencapai 130 perahu dan lebih dari 3.500 pendayung. Kami optimistis tradisi ini akan terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” jelasnya.
Dengan peningkatan jumlah peserta setiap tahunnya, tradisi balap perahu dayung di Bulungan kini telah menjadi salah satu aset kebanggaan bagi kabupaten ini.(RT)










