EQUATOR TV, BULUNGAN—Sebanyak 183 peserta dari berbagai desa di Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, mengikuti lomba menyumpit yang dilaksanakan di Hutan Kota Bundahayati, Bulungan pada Rabu (15/10/2025). Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian acara dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Kabupaten Bulungan.
Bupati Bulungan, Syarwani, S.Pd., M.Si., yang hadir langsung pada kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan lomba menyumpit. Olahraga tradisional seperti ini merupakan bagian dari identitas daerah yang perlu dijaga dan diwariskan kepada generasi muda.
“Olahraga tradisional seperti menyumpit merupakan bagian dari jati diri masyarakat Bulungan. Generasi muda juga harus mengetahui dan melestarikan budaya ini,” ujar Syarwani.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah berencana mengembangkan dan melaksanakannya dalam skala yang lebih besar. “Kedepan, kami menargetkan pelaksanaan event 1.000 penyumpit antar desa agar olahraga tradisional ini semakin dikenal dan tetap menjadi bagian dari budaya masyarakat Bulungan,” tambahnya.
Suasana ramai sejak pagi di Hutan Kota Bunda Hayati ini, dipenuhi oleh para peserta dan masyarakat yang hadir, dengan menunjukkan kemampuan terbaiknya dalam olahraga tradisional menyumpit, sebagai bagian dari budaya masyarakat Dayak di Bulungan.
Salah satu peserta, Titus dari Desa Terindak, Kecamatan Sekatak, menyampaikan rasa senangnya dapat mengikuti perlombaan ini sebagai pengalaman pertamanya berpartisipasi dalam lomba menyumpit bersama peserta dari berbagai desa lain.
“Saya baru pertama kali ikut lomba seperti ini. Kegiatan seperti ini bagus untuk menjaga budaya kita. Selain berkompetisi, kita juga bisa bersilaturahmi dengan warga dari desa lain,” ujar Titus.
Sumpit yang dahulu digunakan masyarakat Dayak untuk berburu dan berperang, kini menjadi simbol kebersamaan. “Sekarang menyumpit menjadi ajang pemersatu. Semua suku Dayak dari berbagai desa bisa berkumpul di sini. Saya memang belum lolos ke final, tetapi tetap bangga bisa ikut. Mudah-mudahan tahun depan pesertanya lebih banyak,” tutupnya. (RT)










