EQUATOR TV, TARAKAN – Suasana meriah mewarnai kawasan Wisata Berkampung Tarakan pada Festival Tari Tradisional Nusantara 2025, yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olah Raga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Tarakan sejak hari Jumat pagi (31/10/2025) hingga hingga Sabtu (1/11/2025).
Kegiatan yang diikuti berbagai sanggar dan sekolah se-Kota Tarakan ini, menjadi ajang bagi para peserta dari berbagai sekolah di Tarakan untuk menampilkan tarian-tarian traditional Indonesia.
Salah satunya yakni peserta dari SD Indo Tionghoa Tarakan, yang membawakan Tarian “Tunggaling Kuda”. Meski sekolah ini dikenal memiliki siswa-siswi yang mayoritas berasal dari kalangan etnis Tionghoa (Chinese), namun unsur tarian budaya tradisional tetap menjadi perhatian khusus pihak sekolah.
Dengan kostum berwarna cerah, sanggul berhias kembang merah, dan gerakan dinamis, yang menampilkan perpaduan unsur tradisional, oriental dan modern, membuat para siswi SD Indo Tionghoa ini, tampil dengan penuh semangat dan percaya diri.
Sebagaimana disampaikan
Kepala Sekolah sekaligus pelatih ekstrakurikuler tari, Harry Bangkit Subagyo, S.Pd dalam wawancaranya dengan Tim Liputan Equator TV.
Keikutsertaan sekolah kali ini bukan sekadar ajang tampil, tetapi juga sarana menanamkan kecintaan terhadap budaya tradisional sejak dini.
“Kami memotivasi anak-anak untuk mengasah bakat sekaligus mengenal budaya di lingkungan mereka. Sebagai pelatih, kami berusaha menyeimbangkan antara tarian daerah dan budaya modern seperti K-Pop, agar siswa lebih mengenal dan mencintai tarian tradisional melalui formasi, makna, busana, dan aksesorinya, “ujarnya bersemangat.
“Harapan kami, siswa bisa tampil terbaik. Namun, juara bukan tujuan utama, yang terpenting mereka sudah ikut berpartisipasi dan mencintai budaya bangsa,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Bangkit juga menambahkan bahwa festival ini menjadi sarana penting untuk mempererat hubungan antar sekolah dan masyarakat melalui budaya.
Kegiatan tahunan yang didukung Disbudporapar Kota Tarakan ini, mendapat sambutan cukup hangat dari masyarakat, dibuktikan dengan banyaknya pengunjung yang hadir untuk menyaksikan gelaran tari ini.
Pemerintah Kota Tarakan juga mengapresiasi peran aktif sekolah-sekolah dalam upaya turut melestarikan seni tari tradisional ini, lewat keikutsertaannya dalam festival ini.
Melalui ajang Festival Tari Tradisional Nusantara ini, diharapkan terus menjadi agenda budaya tahunan bagi Pemerintah Kota Tarakan, guna memperkuat kebhinekaan dan memperkenalkan kekayaan seni tari nusantara kepada para generasi muda.(IZ)










