EQUATOR-TV, TANA TIDUNG – Seorang Anak Buah Kapal (ABK) speedboat Habibie Express rute Tarakan–Tana Tidung dilaporkan hilang setelah terjatuh di perairan Sepakang, Sungai Sesayap, atau sekitar Pelabuhan Sebawang, Kabupaten Tana Tidung, Kamis (19/3/2026) siang.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.20 WITA dan dibenarkan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Perhubungan Tana Tidung, M. Arief Prasetiawan, kepada awak media.
Korban diketahui bernama Firman, yang merupakan kru speedboat Habibie Express dengan rute Tarakan–Kabupaten Tana Tidung (KTT).
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, speedboat tersebut berangkat dari Tarakan sekitar pukul 14.15 WITA. Dalam perjalanan, saat melintasi perairan Sepakang, korban diduga terjatuh dari bagian atas speedboat ketika hendak turun untuk melakukan pengecekan mesin.
Sebelumnya, kapal sempat mengurangi kecepatan karena banyaknya limbah kayu yang mengapung di perairan Sungai Sesayap. Salah satu saksi penumpang menyebutkan, korban diduga turun untuk memeriksa bagian bawah kapal, kemungkinan untuk mengecek adanya kayu yang tersangkut di baling-baling.
Arief menjelaskan, wilayah perairan Sesayap memang dikenal rawan dipenuhi limbah kayu gelondongan. Namun demikian, motoris membantah bahwa mesin atau baling-baling mengalami gangguan.
Sejumlah penumpang menduga, saat proses turun ke bagian bawah, korban terpeleset dan jatuh dari bagian belakang speedboat, lalu terseret arus air yang cukup kuat.
Korban juga dikabarkan tidak bisa berenang, sehingga memperkecil peluang untuk bertahan. Bahkan, muncul dugaan lain bahwa korban bisa saja sempat terbentur kayu saat terjatuh, meski hal ini masih bersifat spekulatif.
Mengetahui kejadian tersebut, motoris langsung memutar haluan untuk kembali ke lokasi jatuhnya korban. Namun, hingga pencarian awal dilakukan, korban belum berhasil ditemukan.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan bersama masyarakat masih melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian. Sejumlah perahu dan speedboat turut dikerahkan untuk menyisir area perairan.
Pihak terkait juga telah berkoordinasi dengan aparat setempat, termasuk kepolisian, guna mempercepat proses pencarian.
Kapolsek Sesayap Hilir, Ipda Dedy Timang, membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, ia belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena proses pencarian masih berlangsung dengan melibatkan unsur kepolisian, BPBD, dan tim rescue.
Akibat peristiwa ini, seluruh penumpang speedboat Habibie Express diturunkan di Pelabuhan Keramat Tideng Pale sekitar pukul 18.00 WITA.(SMO)










