Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Harga Bahan Melonjak, Pelaku UMKM Bulungan Pangkas Untung Demi Bertahan

May 16, 2026
2 min read
Harga Bahan Melonjak, Pelaku UMKM Bulungan Pangkas Untung Demi Bertahan
Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR-TV, BULUNGAN – Gelombang kenaikan harga bahan pokok yang terus terjadi belakangan, mulai menekan para pelaku usaha kecil. Di tengah daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya stabil, para pedagang kecil dihadapkan pada pilihan sulit, antara menaikkan harga jual atau memangkas keuntungan agar pelanggan bertahan.

Kondisi tersebut juga  dirasakan langsung para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang ada di Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Salah satunya Biantoro, pedagang gorengan yang mengaku keuntungan usahanya terus menipis akibat harga bahan baku dan perlengkapan dagang yang terus merangkak naik.

Baca Juga

Perkuat Ekonomi Desa, 112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Kaltara

Perkuat Ekonomi Desa, 112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Kaltara

May 16, 2026
Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Soal Rumah Singgah

Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Soal Rumah Singgah

May 16, 2026

Meski biaya produksi semakin membengkak, Biantoro mengaku tidak berani menaikkan harga jual gorengannya yang selama ini dijual dengan harga tetap.

“Dari dulu cuma lima ribu dapat empat biji itu aja. Mau dinaikkan dua ribu, nanti takutnya malah tidak laku,” ucapnya saat ditemui Equator TV pada Sabtu (16/5/2026).

Tak hanya harga bahan makanan yang mengalami kenaikan, ia juga mengeluhkan mahalnya harga perlengkapan pendukung usaha seperti plastik kemasan yang naik drastis dalam beberapa waktu terakhir.

“Kemarin itu plastik yang harganya 100 persen naik, seperti plastik untuk es ini yang harganya 33 ribu satu ikat. Ini kemarin naik bertahap sampai tiga kali lipat. Yang pertama naik jadi 10 ribu saja, kedua naik lagi jadi 20 ribu, terus naik lagi sampai 33 ribu, jadi kenaikannya sampai 100 persen,” keluhnya.

Menurutnya, omzet penjualan memang masih tetap ada, namun keuntungan bersih yang diperoleh jauh menurun dibanding sebelumnya.

“Kalau menurut saya, yah biarlah harga bahan naik, tapi kita cuma bisa bertahan. Dulu saya dapat untung sekitar 100 ribu, sekarang keuntungannya diperkecil tinggal 75 ribu atau bahkan cuma 50 ribu,” ungkapnya.

Biantoro menyebut sebenarnya para pedagang bisa saja menaikkan harga jual. Namun, risiko kehilangan pelanggan membuat mereka memilih bertahan dengan harga lama meski keuntungan terus tergerus.

“Mau gimana juga, sebenarnya kita bisa saja menaikkan harga, tapi yah dampaknya malah kena ke diri kita sendiri. Iya kalau nanti masih laku, kalau tidak gimana?,” tambahnya.

Dampak paling terasa dari kenaikan harga bahan pokok saat ini adalah menyusutnya pendapatan bersih yang diterima setiap hari.

Di tengah kondisi tersebut, ia mengaku hanya bisa mengikuti situasi pasar dan terus berusaha bertahan menjalankan usahanya.

“Kita tidak bisa komentar apa-apa, cuma bisa ngikut aja. Soalnya disini kalau sudah naik harganya, nggak mungkin bisa turun lagi. Contohnya sosis aja dulu awal-awal disini cuma 8 ribu, terus naik jadi 10 ribu, naik lagi jadi 12 ribu, yah kita cuma bisa ngikut saja,” pungkasnya.

Kondisi ini tentunya menjadi gambaran bagi pemerintah tentang potret nyata, beratnya tekanan ekonomi yang kini dihadapi pelaku UMKM kuliner.

Di tengah lonjakan harga kebutuhan dan perlengkapan usaha, mereka dipaksa mencari cara agar usaha tetap bertahan tanpa kehilangan pelanggan.(NA)

Post Views: 0
Tags: Kalimantan UtarakaltaraPedagang kecilumkmUMKM Kuliner

Berita Terbaru

Harga Bahan Melonjak, Pelaku UMKM Bulungan Pangkas Untung Demi Bertahan

Harga Bahan Melonjak, Pelaku UMKM Bulungan Pangkas Untung Demi Bertahan

May 16, 2026
Perkuat Ekonomi Desa, 112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Kaltara

Perkuat Ekonomi Desa, 112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Kaltara

May 16, 2026
Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Soal Rumah Singgah

Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Soal Rumah Singgah

May 16, 2026
REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Perkuat Ekonomi Desa, 112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Kaltara
Artikel

Perkuat Ekonomi Desa, 112 Koperasi Merah Putih Siap Beroperasi di Kaltara

May 16, 2026
Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Soal Rumah Singgah
Artikel

Gubernur Respons Aspirasi Mahasiswa Kaltara di Makassar, Soal Rumah Singgah

May 16, 2026
Gubernur Zainal Beri Dukungan Pemulihan Mahasiswi Kaltara di Makassar
Artikel

Gubernur Zainal Beri Dukungan Pemulihan Mahasiswi Kaltara di Makassar

May 15, 2026
Polda Kaltara Tinjau dan Distribusi MBG untuk Anak Sekolah
Artikel

Polda Kaltara Tinjau dan Distribusi MBG untuk Anak Sekolah

May 14, 2026
Polres Tarakan Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Sejumlah Gereja
Artikel

Polres Tarakan Amankan Ibadah Kenaikan Yesus Kristus di Sejumlah Gereja

May 14, 2026
Polsek Tarakan Barat, Pantau Jagung Binaan Petani di Karang Harapan
Artikel

Polsek Tarakan Barat, Pantau Jagung Binaan Petani di Karang Harapan

May 14, 2026
  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2025 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2025 EQUATOR TV