EQUATOR-TV, BULUNGAN – Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. Zainal Arifin Paliwangan S.H, M.Hum memberikan apresiasi terhadap perusahaan industri raksasa yang beroperasi di wilayah administrasi Kalimantan Utara yakni KIPI dan PT.PKN, sebuah perusahaan tambang yang berskala nasional.
Dua perusahaan industri ini mendapat pujian Gubernur Zainal menyusul kiprahnya yang memberikan akses dan kesempatan terhadap dua ribu lebih pengusaha UMKM untuk ambil bagian dalam memasok logistik guna memenuhi kebutuhan dua perusahaan tersebut.
Hal ini dinilai sebagai angin segar sekaligus prospek menguntungkan bagi para pengusaha UMKM untuk menumbuhkembangkan pendapatan ekonomi dan kesejahteraan mereka, yang selama ini dinilai hanya sebagai penonton dari pasukan logistik UMKM di luar Kaltara.
Hal Itu terungkap dalam acara Temu Bisnis Terarah yang melibatkan perwakilan perusahaan industri raksasa nasional KIPI dan perusahaan Tambang PT.PKN dengan puluhan pengusaha UMKM se- Kaltara.
Temu Bisnis Terarah yang mendukung tageline kemitraan kebutuhan industri dengan ketersediaan UMKM lokal dibuka oleh Sekretaris Provinsi Kaltara, H Denny Harianto M.Si.
Dalam sambutannya Denny mengatakan bahwa Kaltara saat ini sedang melakukan transformasi ekonomi, dimana KIPI dan PKN diharapkan menjadi salah satu mercusuar yang bisa menghidupkan pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui upaya pemberdayaan seluruh UMKM sebagai mitra pemasok logistik perusahaan.
Kedua perusahaan ditekankan untuk memastikan tidak mengambil logistik dari luar Kaltara, namun harus melakukan MoU kemitraan dengan UMKM lokal.
“Saya bersyukur, saya apresiasi yang dilakukan oleh pak Denny Sekda. Bersyukur ada dua perusahaan besar di Kalimantan Utara, siap membantu dan menerima UMKM masuk di wilayah kerja mereka,” ujar Zainal.
“Yang paling utama adalah, bagaimana UMKM ini boleh masuk ke wilayah perusahaan, untuk memberikan apa yang mereka butuhkan, harus melalui UMKM itu. Kalau mereka membutuhkan kemasan makanan ringan, ada UMKM kita, ” imbuhnya.
Acara ini berisi diskusi, paparan dan potensi positif antara pemasok dan penerima logistik untuk saling berkembang sehingga terjalin kemitraan yang di harapkan pemerintah.
Hadir sebagai narasumber adalah Perwakilan Kepala Bank Indonesia Kaltara, Reza Hidayat,
Kabag Rantai Pasok Usaha Mikro Kementrian UMKM, Berry Fauzi dan beberapa pimpinan OPD Provinsi dan Kabupaten Bulungan.
Berry Fauzi memuji pemerintah Kaltara yang berani melakukan intervensi kepada UMKM untuk tumbuh berkembang dan berani mengajak perusahan Industri sebagai Mitra UMKM.
Ia juga mengapresiasi para pengusaha UMKM yang mengalami pertumbuhan sebesar 14 persen sejak tahun 2022 hingga kini.
Jumlah UMKM Kaltara pun tumbuh positif hingga mencapai 26.700 UMKM, sehingga potensi perbaikannya ekonomi di Kaltara terbuka lebar di masa yang akan datang.(SMO).









