EQUATOR-TV, TARAKAN — Aktivitas masyarakat di kawasan pesisir tak pernah lepas dari risiko. Cuaca belakangan yang berubah cepat, gelombang besar, hingga kelalaian menggunakan perlengkapan keselamatan bisa berujung pada kecelakaan di perairan.
Menyadari ancaman tersebut, personel Binmasair dan Potdirga Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) terus gencar lakukan program Sambang Nusa Presisi.
Salah satunya dengan melakukan sambang dan dialog langsung dengan warga pesisir Juata Laut RT.08, Tarakan pada Senin pagi (31/8/2026).
Tidak sekadar menyambangi warga, personil juga menyampaikan pesan Kamtibmas. Tak henti-hentinya untuk selalu mengingatkan, pentingnya keselamatan saat beraktivitas di laut, lewat, bahwa keselamatan tidak boleh dianggap sepele.
Nelayan maupun pengguna transportasi air dihimbau untuk selalu menggunakan perlengkapan keselamatan, terutama jaket pelampung. Bahkan sebelum melaut, warga juga diminta memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang.
Nelayan diingatkan untuk tidak memaksakan diri melaut, jika kondisi perairan dinilai tidak memungkinkan. Sebab, di tengah aktivitas masyarakat yang bergantung pada laut, keputusan untuk tetap melaut ketika kondisi perairan memburuk bisa meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan laut.
Kegiatan Sambang Nusa Presisi, tidak hanya berhenti pada penyampaian himbauan, hadirnya personil polisi di kawasan ini juga menjadi ruang untuk mendengar langsung keluhan dan persoalan warga pesisir. Seperti yang diungkapkan Darwis, saat, disambangi personil.
“Kita maunya sambang seperti ini terus ada. Selain ngasih himbauan, kita juga bisa lapor kalau ada masalah di Rt kita, “ucap Darwis .
Bagi masyarakat pesisir, kehadiran personil ini bukan hanya soal patroli dan imbauan. Komunikasi langsung menjadi bagian penting untuk membangun rasa aman, sekaligus membuka ruang bagi warga menyampaikan persoalan yang mereka hadapi.
Melalui Sambang Nusa Presisi yang dilakukan secara berkelanjutan tersebut, Ditpolairud Polda Kaltara terus berkomitmen untuk selalu hadir di tengah warga pesisir.
Pesannya sederhana, tetapi menyangkut keselamatan, jangan mengabaikan Kamtibmas dan jangan mempertaruhkan nyawa, hanya untuk memaksakan aktivitas melaut di tengah kondisi perairan dan cuaca yang tidak baik.(*)








