EQUATOR-TV, BULUNGAN – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Republik Indonesia bersama PT PLN (Persero), Instansi terkait, serta Pemerintah daerah menggelar Rapat Sinkronisasi Program Listrik Perdesaan (Lisdes) di Kantor PT PLN (Persero) UP3 Kalimantan Utara (Kaltara) pada Kamis (17/09/2026).
Kegiatan ini bertujuan menyelaraskan usulan lokasi program listrik perdesaan dari pemerintah daerah. Selain itu, juga dibahas fasilitas penyiapan lahan serta penyelesaian perizinan yang diperlukan agar pembangunan jaringan listrik di desa-desa dapat berjalan lancar dan tepat sasaran.
Dalam rapat tersebut, menghadirkan perwakilan dari lima Kabupaten/Kota di Provinsi Kalimantan Utara, yaitu Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Nunukan, Tanah Tidung dan Kota Tarakan.
Dalam wawancaranya, Wakil Bupati Bulungan, Kilat, A.Md., menjelaskan secara menyeluruh apa saja yang menjadi fokus utama dalam pertemuan yang dihadiri berbagai pihak terkait hari ini.
“Agenda hari ini dengan kementerian ESDM dan PLN, terkait dengan listrik masuk desa, ada rancangan dan pembangunan listrik masuk ke desa di Kalimantan Utara dengan penjelasannya hari ini dibahas”, ungkapnya.
Lebih lanjut ia menerangkan, setelah pembahasan umum selesai, tim teknis akan memeriksa satu per satu daftar desa yang diusulkan agar dapat dipastikan wilayah mana saja yang paling tepat untuk segera dialiri jaringan listrik.
“Nanti secara teknis ada mereka bahas mana desa-desa mana yang akan dialiri atau yang disambung untuk 5 Kabupaten Kota Kalimantan Utara dengan provinsinya”, ujarnya.
Ia juga mengemukakan kendala nyata yang ditemui di lapangan, di mana banyak lokasi yang belum memiliki akses jalan yang memadai, sehingga diperlukan kerja sama tambahan agar jalur pembangunan jaringan dapat diselesaikan dengan baik.
“Kendalanya karena memang belum ada akses jalan, Nah itu juga kita usulkan ketika ini melewati itu kawasan bagaimana koordinasi dengan Dinas Kehutanan”, ucapnya.
Selain itu, ia juga berharap agar program ini benar-benar dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terutama warga di desa-desa yang selama ini masih menantikan hadirnya penerangan listrik.
“Harapannya dengan kebutuhan kita setiap Kabupaten khususnya untuk Kabupaten Bulungan harapannya bisa dialiri listrik ya ke desa-desa ini, karena saat ini memang itu kebutuhan masyarakat kita”, tutupnya. (NA)









