EQUATOR-TV, BULUNGAN – Dalam upaya melestarikan kekayaan kuliner daerah sekaligus membekali keterampilan yang dapat dijadikan peluang usaha, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bulungan melalui Bidang Ketenagakerjaan menggelar kegiatan pelatihan pembuatan kue tradisional khas Bulungan.
Kegiatan berlangsung di Ruang Pertemuan Kantor Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bulungan, pada Selasa pagi (29/09/2026).
Pelatihan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota GOW dari berbagai wilayah di Kabupaten Bulungan. Seluruh peserta terlihat sangat antusias mengikuti setiap tahapan kegiatan, mulai dari mendengarkan penjelasan, mempraktikkan langsung cara pembuatan, hingga menyajikan kue dengan tampilan yang menarik.
Tidak hanya bertujuan menghidupkan kembali resep-resep asli yang mulai jarang diketahui, kegiatan ini juga membekali para anggota, dengan keterampilan yang dapat dikembangkan menjadi sumber penghasilan tambahan.
Dalam wawancaranya, Ketua Umum Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bulungan Dra. Hj. Asnawaty, M.Si. menjelaskan maksud dan tujuan utama mengadakan pelatihan tersebut.
“Kegiatan hari ini pelatihan pembuatan kue tradisional khas Bulungan, Ini merupakan program kerja dari bidang ketenagakerjaan dari GOW Kabupaten Bulungan, adapun tujuan kita adalah untuk memberikan pengetahuan juga keterampilan kepada ibu-ibu agar mereka faham dan bisa memiliki keterampilan untuk membuat kue, khususnya kue khas Bulungan”, jelasnya.
Ia juga mengungkapkan siapa saja yang menjadi peserta, serta bagaimana kegiatan ini bisa berdampak lebih luas bagi warga di daerah ini.
“Pesertanya ini adalah seluruh organisasi wanita yang ada, yang bergabung di GOW Kabupaten Bulungan, di sini ada sekitar 25 organisasi wanita, misalnya nanti mereka sudah mau berusaha, mereka bisa merekrut orang-orang untuk ikut mengerjakan, Otomatis bisa membuka peluang tenaga kerja”, ujarnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan apa yang membuat kue tradisional khas Bulungan ini menjadi sangat istimewa dan tidak bisa ditemukan di tempat lain.
“Keistimewaannya tentunya hanya ada di Bulungan ya, ciri khas kita, jadi itu tidak ada di daerah lain, seperti bolu Ranggeng itu kan khas dari Bulungan, sedangkan kue Hau itu khas dari daerah Dayak, dia memiliki ciri khas tersendiri, itulah kelebihannya”, ucapnya.
Di akhir pernyataannya, ia menyampaikan harapan besarnya, agar kegiatan ini tidak berhenti sampai disini saja dan terus berlanjut sehingga dapat memberi manfaat kedepannya.
“Harapan saya ini tidak hanya berhenti di sini saja, semoga organisasi wanita yang telah mengikuti kegiatan pada hari ini, mereka bisa membuka peluang usaha, bisa merekrut tenaga kerja dan bisa menambah income keluarga. Dan tentunya tidak hanya bidang ini saja, kami akan menaksanakan kegiatan selanjutnya, jadi selalu berkelanjutan seperti itu”, tutupnya.(NA)








