EQUATOR-TV, NUNUKAN – Sebelum memperoleh penugasan definitif di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan, tiga lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) menjalani masa penugasan awal di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Nunukan. Ketiganya telah melaporkan diri untuk memulai tugas sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan diterima oleh Kepala BKPSDM Kabupaten Nunukan, Kaharuddin, S.S., pada Senin (5/10/2026).
Adapun tiga purna praja tersebut ialah M. Dustin Toyibi, S.Tr.IP dari Kota Banjarmasin, Muhammad Wahyu Anugrah, S.Tr.IP asal Kabupaten Malinau, dan Muhammad Pasya Aleandra, S.Tr.IP yang berasal dari Kota Tarakan.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Kepala BKPSDM itu turut dihadiri Kepala Bidang Mutasi Nasruddin, S.E., M.M., serta Endit Darmayanti, S.E., M.A.P.
Dalam pertemuan tersebut, Kaharuddin berpesan agar ketiganya menerapkan nilai-nilai yang telah diperoleh selama menempuh pendidikan kepamongprajaan. Dirinya menambahkan kedisiplinan dan integritas harus menjadi bagian dari pelaksanaan tugas, disertai perilaku yang mencerminkan sosok ASN yang patut diteladani.
“Saya percaya saudara lebih memahami soal ini karena telah mendapatkan pendidikan yang berlatar ilmu kepamongan. Namun, saya tetap perlu mengingatkan agar nantinya dapat menjadi contoh di lingkungan kerja masing-masing,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya kemampuan beradaptasi bagi para lulusan IPDN ketika memasuki lingkungan kerja yang baru. Pemahaman terhadap karakteristik pemerintahan daerah menjadi salah satu hal yang perlu dimiliki agar mereka dapat menjalankan tanggung jawab dengan baik.
Untuk sementara waktu, ketiga purna praja akan menjalankan tugas di beberapa bidang yang terdapat di BKPSDM Kabupaten Nunukan. Penugasan tersebut dilakukan sembari menanti terbitnya surat keputusan (SK) yang menetapkan lokasi kerja masing-masing secara definitif.
“Sambil menunggu terbitnya SK penempatan, ketiga purna praja ini sementara berada di BKPSDM terlebih dahulu,” jelasnya.
Penugasan awal ini sekaligus memberikan ruang bagi ketiganya untuk mempelajari mekanisme kerja serta tata kelola pemerintahan daerah sebelum menempati lokasi tugas tetap.
Bergabungnya tiga purna praja IPDN tersebut diharapkan dapat mendukung penguatan kapasitas sumber daya aparatur di Kabupaten Nunukan. Kehadiran mereka juga diharapkan berkontribusi terhadap kelancaran penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. (TY).



