EQUATOR-TV, SEBATIK – Penguatan kerja sama antarinstansi menjadi salah satu fokus UPT Puskesmas Sei Taiwan melalui pelaksanaan Lokakarya Mini (Lokmin) Triwulan III Tahun 2026, berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Sebatik, pada Selasa (06/10/2026).
Lokakarya yang mengusung tema “Sosialisasi Pemaparan Standar Pelayanan Puskesmas Sungai Taiwan dan Pemaparan Hasil Capaian SPM PKP TW III serta Sosialisasi Telekonsultasi.” Selain dijadikan sebagai forum evaluasi pelaksanaan program kesehatan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk menyatukan komitmen berbagai pihak dalam meningkatkan mutu pelayanan kepada masyarakat.
Pembukaan kegiatan diwarnai dengan sambutan oleh Camat Sebatik, Hadriyani, S.E. Dirinya menyampaikan bahwa penyelenggaraan pelayanan kesehatan membutuhkan keterlibatan berbagai sektor, bukan hanya pihak Puskesmas. Dukungan pemerintah, aparat keamanan, pemerintah desa, organisasi masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya diperlukan untuk menunjang keberhasilan pembangunan kesehatan.
“Sinergitas antarinstansi dan lembaga sangat diperlukan agar berbagai program pelayanan kesehatan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Koordinasi seperti ini juga menjadi ruang untuk bersama-sama mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang masih dihadapi di lapangan,” ujarnya.
Pada sesi pemaparan materi, Plt. Kepala UPT Puskesmas Sei Taiwan, Hj. Astydewi Sushanty, S.K.M., menyampaikan perkembangan standar pelayanan Puskesmas, capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM), serta Program Kesehatan Masyarakat selama Triwulan III Tahun 2026.
Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SPM UPT Puskesmas Sei Taiwan meliputi 12 indikator pelayanan. Hingga Triwulan III 2026, capaian yang telah diperoleh mencapai 86 persen dan menjadi bahan penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan sekaligus acuan untuk meningkatkan mutu dan memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat.
Selain membahas capaian program, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai telekonsultasi yang memanfaatkan teknologi untuk mendukung akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Forum lokakarya berlangsung dengan diskusi interaktif yang melibatkan berbagai sektor. Peserta dapat menyampaikan masukan, mengungkapkan kendala yang dihadapi, serta membahas bentuk dukungan yang bisa diberikan oleh masing-masing instansi dan lembaga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Sebatik.
Jalannya kegiatan dipandu oleh Sekretaris Camat Sebatik, Abdul Rahman, S.A.P., sebagai moderator. Sementara itu, Mariana Umar, S.H., bertugas sebagai pembawa acara.
Sejumlah unsur pemerintahan dan lembaga turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsubsektor Sei Taiwan, Danramil 0911-07/SBB yang diwakili Babinsa, Danpos Marinir Balansiku, Direktur RSU Sebatik, Danpos AL Sei Taiwan, serta para kepala desa se-Kecamatan Sebatik.
Hadir pula Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Sebatik, UPT PPDM Sebatik, Danpos Pemadam Kecamatan, Ketua TP PKK Kecamatan Sebatik, Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Sebatik, Babinsa se-Kecamatan Sebatik, Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Sebatik, serta Penyuluh KB Kecamatan Sebatik.
Melalui lokakarya tersebut, koordinasi antarpemangku kepentingan di Kecamatan Sebatik diharapkan semakin solid dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan. Kolaborasi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang mudah diakses, cepat, bermutu, dan berkesinambungan.
Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempererat koordinasi lintas sektor guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Sebatik. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SPM UPT Puskesmas Sei Taiwan meliputi 12 indikator pelayanan. Hingga Triwulan III 2026, capaian yang telah diperoleh mencapai 86 persen.
Hasil tersebut menjadi bahan penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan sekaligus acuan untuk meningkatkan mutu dan memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat. Selain membahas capaian program, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai telekonsultasi yang memanfaatkan teknologi untuk mendukung akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Forum lokakarya berlangsung dengan diskusi interaktif yang melibatkan berbagai sektor. Peserta dapat menyampaikan masukan, mengungkapkan kendala yang dihadapi, serta membahas bentuk dukungan yang bisa diberikan oleh masing-masing instansi dan lembaga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Sebatik.
Jalannya kegiatan dipandu oleh Sekretaris Camat Sebatik, Abdul Rahman, S.A.P., sebagai moderator. Sementara itu, Mariana Umar, S.H., bertugas sebagai pembawa acara.
Sejumlah unsur pemerintahan dan lembaga turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsubsektor Sei Taiwan, Danramil 0911-07/SBB yang diwakili Babinsa, Danpos Marinir Balansiku, Direktur RSU Sebatik, Danpos AL Sei Taiwan, serta para kepala desa se-Kecamatan Sebatik.
Hadir pula Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Sebatik, UPT PPDM Sebatik, Danpos Pemadam Kecamatan, Ketua TP PKK Kecamatan Sebatik, Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Sebatik, Babinsa se-Kecamatan Sebatik, Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Sebatik, serta Penyuluh KB Kecamatan Sebatik.
Melalui lokakarya tersebut, koordinasi antarpemangku kepentingan di Kecamatan Sebatik diharapkan semakin solid dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan. Kolaborasi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang mudah diakses, cepat, bermutu, dan berkesinambungan.
Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempererat koordinasi lintas sektor guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Sebatik.Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa pelaksanaan SPM UPT Puskesmas Sei Taiwan meliputi 12 indikator pelayanan. Hingga Triwulan III 2026, capaian yang telah diperoleh mencapai 86 persen.
Hasil tersebut menjadi bahan penilaian terhadap pelaksanaan pelayanan kesehatan sekaligus acuan untuk meningkatkan mutu dan memperluas jangkauan layanan bagi masyarakat. Selain membahas capaian program, peserta juga mendapatkan sosialisasi mengenai telekonsultasi yang memanfaatkan teknologi untuk mendukung akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan.
Forum lokakarya berlangsung dengan diskusi interaktif yang melibatkan berbagai sektor. Peserta dapat menyampaikan masukan, mengungkapkan kendala yang dihadapi, serta membahas bentuk dukungan yang bisa diberikan oleh masing-masing instansi dan lembaga untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kecamatan Sebatik.
Jalannya kegiatan dipandu oleh Sekretaris Camat Sebatik, Abdul Rahman, S.A.P., sebagai moderator. Sementara itu, Mariana Umar, S.H., bertugas sebagai pembawa acara.
Sejumlah unsur pemerintahan dan lembaga turut menghadiri kegiatan tersebut, di antaranya Kapolsubsektor Sei Taiwan, Danramil 0911-07/SBB yang diwakili Babinsa, Danpos Marinir Balansiku, Direktur RSU Sebatik, Danpos AL Sei Taiwan, serta para kepala desa se-Kecamatan Sebatik.
Hadir pula Kasi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kecamatan Sebatik, UPT PPDM Sebatik, Danpos Pemadam Kecamatan, Ketua TP PKK Kecamatan Sebatik, Ketua TP PKK desa se-Kecamatan Sebatik, Babinsa se-Kecamatan Sebatik, Bhabinkamtibmas se-Kecamatan Sebatik, serta Penyuluh KB Kecamatan Sebatik.
Melalui lokakarya tersebut, koordinasi antarpemangku kepentingan di Kecamatan Sebatik diharapkan semakin solid dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan. Kolaborasi yang berkelanjutan juga diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan sehingga masyarakat dapat memperoleh layanan yang mudah diakses, cepat, bermutu, dan berkesinambungan.
Kegiatan diakhiri dengan komitmen bersama untuk mempererat koordinasi lintas sektor guna mendukung pelayanan kesehatan yang lebih baik serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu meningkatkan sinergi berbagai pihak dalam mendukung pelayanan kesehatan di wilayah Kecamatan Sebatik. (TY).



