EQUATOR-TV, TARAKAN – Ditpolairud Polda Kalimantan Utara (Kaltara) terus meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel dalam menghadapi situasi darurat di wilayah perairan.
Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Latihan Peningkatan Kemampuan (Latkatpuan) SAR Penanganan Kebakaran di Atas Kapal yang dilaksanakan di Aula dan Dermaga Ditpolairud Polda Kaltara, Selasa (6/10/2026).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 personel Bintara dan Tamtama Ditpolairud Polda Kaltara, dengan melibatkan instruktur dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tarakan.
Para peserta terlebih dahulu mendapatkan pembekalan teori mengenai pengenalan, fungsi dan penggunaan alat pemadam kebakaran, di antaranya APAR ringan/portable dan APAR Impulse Water Fire Fighting, sebelum dilanjutkan dengan praktik penanganan kebakaran.
Dalam pelaksanaannya, personel mengikuti praktik penggunaan alat pemadam kebakaran di darat sebagai pembekalan keterampilan dasar.
Selanjutnya, latihan dilanjutkan dengan simulasi penanganan keadaan darurat kebakaran di atas kapal yang meliputi kesiapan alat khusus dan perlengkapan perahu, penggunaan APAR, pemadaman api di atas kapal, hingga simulasi penyelamatan anak buah kapal (ABK) yang terjun atau lompat ke laut.
Dirpolairud Polda Kaltara Kombespol Tidar Wulung Dahono, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan bahwa latihan tersebut merupakan bagian penting dalam meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menjalankan tugas di wilayah perairan.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan pemahaman secara teori, tetapi juga melatih personel agar mampu bertindak cepat, tepat dan terukur ketika menghadapi kondisi darurat, khususnya kebakaran di atas kapal. Keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Menurutnya, sinergi dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Tarakan juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kemampuan personel.
Melalui latihan bersama tersebut, diharapkan terbangun koordinasi yang semakin baik dalam menghadapi keadaan darurat di wilayah perairan.
“Kami berharap kemampuan yang diperoleh melalui latihan ini dapat diterapkan saat melaksanakan tugas di lapangan, sehingga personel Ditpolairud Polda Kaltara semakin siap memberikan pelayanan, perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat apabila terjadi kecelakaan maupun kebakaran di atas kapal,” pungkasnya.(*)








