EQUATOR-TV, SEBATIK UTARA – Puskesmas Sebatik Utara mulai mempersiapkan pembentukan Saka Bakti Husada (SBH) Kwartir Ranting Sebatik Utara melalui kegiatan Sosialisasi dan Koordinasi sebagai upaya awal menghadirkan wadah pembinaan kesehatan, bertempat di Puskesmas Sebatik Utara, pada Kamis (09/10/2026).
Sosialiasi yang diikuti 17 Pramuka Penegak tersebut, turut dihadiri Kepala Puskesmas Sebatik Utara beserta Penanggung Jawab Promosi Kesehatan, Penanggung Jawab Gizi, Penanggung Jawab Penanggulangan Penyakit, dan Penanggung Jawab Kesehatan Lingkungan. Pemahaman mengenai Saka Bakti Husada sebagai wadah kepramukaan bagi Pramuka Penegak dan Pandega menjadi materi utama kegiatan ini, guna meningkatkan pengetahuan, mengasah keterampilan, serta mengembangkan pengabdian di bidang kesehatan.
Pengenalan juga dilanjutkan dengan pembahasan cakupan enam krida SBH, yakni Krida Bina Lingkungan Sehat, Krida Bina Keluarga Sehat, Krida Penanggulangan Penyakit, Krida Bina Gizi, Krida Bina Obat, serta Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Adapaun proses persiapan pembentukan SBH Kwartir Ranting Sebatik Utara dirancang melalui tiga tahapan, meliputi sosialisasi dan koordinasi, pembentukan pangkalan dan rekrutmen, serta tindak lanjut dan pembinaan awal.
Pada tahap pertama, calon anggota diberikan pemahaman mengenai SBH dan enam krida yang menjadi fokus kegiatannya. Tahap berikutnya mencakup pembentukan pangkalan dan perekrutan anggota, termasuk penyusunan kepengurusan dengan melibatkan tenaga kesehatan sebagai pamong atau pembina teknis.
Sementara itu, tahap tindak lanjut dan pembinaan awal akan diisi dengan pelatihan serta orientasi dasar mengenai krida SBH. Pembekalan tersebut diharapkan menjadi landasan bagi para anggota untuk mengikuti program pembinaan dan kegiatan kesehatan selanjutnya.
Kepala Puskesmas Sebatik Utara, menambahkan pembentukan SBH menjadi salah satu langkah untuk mendorong partisipasi remaja dalam mendukung pembangunan di bidang kesehatan.
“Kami melihat Pramuka Penegak sebagai potensi yang sangat baik untuk dibina menjadi kader kesehatan remaja. Melalui Saka Bakti Husada, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan, tetapi juga diharapkan mampu menerapkan dan menyampaikan kembali pengetahuan tersebut kepada teman sebaya, keluarga, maupun masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan kesiapan Puskesmas Sebatik Utara dalam mendukung proses pembentukan dan pembinaan SBH melalui kontribusi tenaga kesehatan dari berbagai program yang tersedia.
“Puskesmas akan berperan sebagai pangkalan sekaligus pembina teknis. Kami akan melibatkan penanggung jawab program sesuai dengan bidangnya, sehingga pembinaan anggota nantinya tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dapat diarahkan pada kegiatan promotif dan preventif yang nyata di masyarakat,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap keberadaan SBH dapat membuka kesempatan bagi para remaja untuk memahami beragam persoalan kesehatan sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan di sekitarnya.
Melalui pembentukan SBH, Puskesmas Sebatik Utara berharap dapat membina kader kesehatan remaja yang aktif, memahami pengetahuan dasar kesehatan, serta mampu menjadi pelopor penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat. Keberadaan wadah ini juga diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan upaya promotif dan preventif di bidang kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Sebatik Utara. (TY).



