EQUATOR-TV, SEBATIK TIMUR – Upaya pemerataan pemenuhan gizi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus dilakukan hingga kawasan perbatasan. Salah satu langkahnya ditandai dengan diresmikannya Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sungai Nyamuk di Kecamatan Sebatik Timur, Kabupaten Nunukan, pada Rabu (14/10/2026).
Peresmian fasilitas tersebut dilakukan melalui pemotongan pita oleh Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II Badan Gizi Nasional (BGN), Dr. Nurjaeni. Hadir pula Drs. H. Sanusi, M.Si., Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Asisten I) yang mewakili Gubernur Kalimantan Utara. Sementara itu, Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., M.M., hadir membacakan sambutan Bupati Nunukan, H. Irwan Sabri, S.E., M.M.
Dalam sambutan tersebut, Bupati Nunukan menyampaikan apresiasi atas beroperasinya SPPG Sungai Nyamuk. Kehadiran fasilitas ini dinilai menjadi bagian dari upaya memperluas akses layanan pemenuhan gizi, terutama bagi anak-anak yang tinggal di kawasan perbatasan.
Bupati berharap, SPPG tersebut mampu membantu memenuhi kebutuhan gizi anak, mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka, serta membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Pengelola juga diharapkan membuka peluang pemberdayaan masyarakat setempat melalui perekrutan tenaga kerja lokal berdasarkan kebutuhan dan kompetensi yang dimiliki.
Dampak positif program ini diharapkan tidak hanya dirasakan dari sisi kesehatan dan pendidikan, tetapi juga perekonomian warga. Penggunaan bahan pangan yang berasal dari petani, nelayan, peternak, dan pelaku usaha lokal perlu didorong agar potensi daerah turut berperan dalam mendukung program nasional tersebut.
Lebih lanjut, data dalam sambutan Bupati Nunukan mencatat, hingga 12 Oktober 2026, terdapat 15 SPPG yang telah beroperasi di Kabupaten Nunukan dengan jumlah penerima manfaat mencapai 20.678 orang. Pulau Sebatik mencatat penerima manfaat terbanyak, yakni 13.691 orang. Adapun Kecamatan Sebuku memiliki 1.248 penerima manfaat dan Kecamatan Sembakung Atulai sebanyak 1.071 orang.
Setelah prosesi peresmian, rombongan yang terdiri atas Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, Dr. Nurjaeni, Asisten I Setda Provinsi Kalimantan Utara, Drs. H. Sanusi, M.Si., serta Camat Sebatik Timur, Zainal Abidinsyah, S.E., M.M., mengunjungi Madrasah Ibtidaiyah (MI) As’Adiyah. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyaksikan secara langsung pelaksanaan Program MBG di lingkungan sekolah yang disambut meriah oleh para siswa.
Rangkaian kunjungan dilanjutkan dengan pemeriksaan fasilitas dapur SPPG Sungai Nyamuk. Rombongan mengamati tahapan pengolahan makanan hingga proses penyalurannya kepada penerima manfaat. Berdasarkan hasil pengamatan, area pengolahan tampak bersih dan tertata. Kebersihan, higienitas, serta keamanan pangan menjadi aspek utama yang diperhatikan dalam penyediaan makanan.
Melalui peninjauan tersebut, kualitas pelayanan SPPG diharapkan terus terjaga. Proses pengolahan hingga distribusi perlu dilaksanakan dengan baik untuk memastikan makanan yang diberikan kepada penerima manfaat aman dikonsumsi.
SPPG Sungai Nyamuk berada di bawah pengelolaan Yayasan Langit Garuda Katulistiwa. Beroperasinya fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola, dan masyarakat dalam mendukung keberhasilan Program MBG.
Keberadaan SPPG tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemenuhan gizi anak-anak di kawasan perbatasan. Di sisi lain, perekrutan tenaga kerja setempat dan penggunaan bahan pangan dari pelaku usaha lokal juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Pemerintah Kabupaten Nunukan berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan tepat sasaran. Dengan demikian, program ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus kesejahteraan masyarakat di wilayah perbatasan. (TY).



