EQUATOR-TV, TARAKAN – Musyawarah Cabang (Muscab) Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Kota Tarakan ke-VI secara resmi digelar Minggu siang (20/7/2025) di Hotel Galaxy, Kota Tarakan.
Muscab kali ini menjadi titik penting dalam menentukan arah kepemimpinan HIPMI Tarakan untuk periode berikutnya, yakni 2025–2028. Muscab dibuka secara resmi oleh Wali Kota Tarakan, dr. Khairul, M.Kes, dan dihadiri oleh Ketua Umum BPC HIPMI Kota Tarakan, Ketua Bidang OKK BPD HIPMI Kalimantan Utara, Ketua Umum BPD HIPMI Kalimantan Utara, serta para panitia dan pengurus HIPMI daerah maupun provinsi, yang menunjukkan semangat kolaboratif antarpengusaha muda yang ada di Kaltara.
Dalam sambutannya, Wali Kota Tarakan mengapresiasi eksistensi HIPMI dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah, serta pentingnya peran pengusaha muda dalam pembangunan yang bertumpu pada sektor jasa, perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Tarakan ini kan kota kecil, sumber daya alam kita juga tidak besar bahkan sudah hampir habis. Kota Tarakan itu pada visinya mengandalkan jasa, perdagangan, pariwisata dan juga ekonomi kreatif. Oleh karena itu, maka peran dari para pengusaha ini sangat vital untuk mencapai visi kota ini. Dan fakta statistiknya menyatakan bahwa 87 persen PDRB Kota Tarakan ditentukan dari sektor informal, termasuk UMKM dan sektor informal lainnya,” ungkapnya.
Khairul berharap HIPMI menjadi kekuatan kolektif dalam memajukan perekonomian lokal. “Oleh karena itu harapan kita, para pengusaha muda yang berhimpun di dalam HIPMI ini bisa menyatukan kekuatan untuk membangkitkan ekonomi Tarakan lebih baik lagi, lebih maju lagi. Dan kita berharap lahir taraf baru dari kota ini, yang bisa masuk ke level nasional atau ke level dunia. Kan kita harap seperti itu. Dan itu tentu akan sangat berdampak positif buat Kota Tarakan,” sambungnya.
Selain membahas program kerja, Muscab ke-VI juga menetapkan Adyansa sebagai Ketua HIPMI Tarakan terpilih untuk periode 2025–2028, yang maju sebagai calon tunggal setelah dua kali pembukaan pendaftaran tidak menghasilkan kandidat lain.
Dalam sambutannya, Adyansa menyampaikan rasa syukur dan siap mengemban amanah tersebut. “Alhamdulillah hari ini Musyawarah Cabang yang ke-6 HIPMI Tarakan memang kita buka dua kali untuk pendaftaran, tidak ada yang mendaftar, makanya alhamdulillah saya yang masuk. Ini menjadi tantangan untuk saya ke depan mengingat bahwa komunitas atau kehimpunan pengusaha ini bukanlah hal kecil, bukan hal yang mudah yang ke depan harus saya kembangkan,” ujarnya.
Adyansa berkomitmen untuk memberdayakan UMKM di Tarakan agar mampu naik kelas. “Tapi insyaallah kedepan nanti saya akan berkoordinasi terus, bagaimana pengusaha-pengusaha yang ada di Kota Tarakan ini bisa menjadi pengusaha nasional. Dan alhamdulillah saya duduk di DPR, saya akan memakai relasi di mana-mana supaya UMKM-UMKM yang kecil bisa naik tingkat. Yang sedang bisa jadi nasional. Dan alhamdulillah BPD HIPMI Kaltara sangat pandai dalam hal ini, berusaha ini akan saya sinergikan supaya ke depan pengusaha-pengusaha di Tarakan bukan hanya hidup, tetapi berdiri dan maju menuju nasional,” tambahnya.
Dengan semangat kepemimpinan yang baru, HIPMI Tarakan diharapkan menjadi wadah strategis bagi para pengusaha muda untuk tumbuh, berkembang, dan bersaing di level yang lebih tinggi. Kolaborasi antara HIPMI dan pemerintah pun diharapkan terus terjalin erat, demi membangun Kota Tarakan yang mandiri secara ekonomi dan kompetitif di masa depan (VT).










