EQUATOR-TV, TARAKAN – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan RI, Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (DPD PPNI) Kota Tarakan menggelar kegiatan pengabdian masyarakat yang bertempat di halaman Masjid As Salam, Kelurahan Juata Laut, Minggu pagi (10/8/2025).
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara DPD PPNI Kota Tarakan bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB), Yayasan Taman Anak Sejahtera (TAS) Kampung Satoe, serta PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Perempuan dan Anak) Kota Tarakan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD PPNI Kota Tarakan, Dewy Haryanti Parman, S.Kep,Ns., M.Kep,Sp.Kep.MB., dan Ketua TAS Kampung Satoe, yang juga sebagai Ketua PUSPA Tarakan, Rina Kurnia Handayani, ST, M.IP.
Giat soal pengabdian masyarakat kali ini juga mendapat dukungan dari Dinas Kesehatan Kota Tarakan, Puskesmas Juata Permai, HIPMEBI Kaltara, yang memberikan penyuluhan kesehatan, HIPPI Kaltara dengan senam cuci tangan, IPKJI Kaltara dan para pengurus dari Ikatan Wanita Sulawesi Selatan (IWSS) Ranting Tarakan Utara serta Anggota DPRD Kota Tarakan Komisi III, Cudarsiah, yang membidangi pendidikan dan kesehatan.
Kegiatan pengabdian yang digelar, meliputi empat layanan utama, yakni: pertama, pelatihan pijat bayi (baby massage), yang ditujukan kepada para ibu, untuk mengenalkan teknik pijat bayi yang aman dan bermanfaat, seperti memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan nafsu makan, serta mencegah berbagai penyakit ringan pada bayi.
Yang kedua, skrining Penyakit Tidak Menular (PTM), dengan difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Kota Tarakan, untuk mendeteksi dini penyakit seperti hipertensi dan diabetes. Sebanyak 150 orang terlibat dalam layanan ini.
Dan yang ketiga, Pelayanan KB Gratis bekerjasama dengan BKKBN DP3PAP2KB Kota Tarakan dan Puskesmas Juata Permai, yang menyediakan pelayanan Keluarga Berencana gratis sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Dan yang keempat, penyuluhan kesehatan
edukasi mengenai hipertensi dan pola hidup sehat guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya pencegahan sejak dini.
Menurut Dewi, kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian berkelanjutan yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah Binalatung dan Selumit Pantai. Ia menegaskan komitmen PPNI dalam mendukung program nasional penurunan angka stunting bersama DP3AP2KB dan Pemerintah Kota Tarakan.
“Kami ingin kegiatan pengabdian ini menyasar wilayah-wilayah dengan prevalensi stunting tinggi. Dengan edukasi dan layanan langsung seperti ini, kami berharap dapat memberikan dampak yang nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Di kesempatan ini, TAS Kampung Satoe juga menyalurkan bantuan 35 paket bayi. “Sebanyak 35 peserta mengikuti pelatihan ini dan masing-masing mendapatkan satu paket peralatan bayi dari Kementerian Sosial RI melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Kota Tarakan, yang disalurkan lewat TAS Kampung Satoe”, tutup Rina (RK)










