Equator TV
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
LIVE STREAMING
equatortv
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming
No Result
View All Result
Equator TV
No Result
View All Result
  • Terkini!
  • Kaltara
  • Nasional
  • Live Streaming

Tepis Isu Miring Day Care, TAS Kampung Satoe Fokuskan Profesionalisme dan Misi Sosial

May 1, 2026
Reading Time: 3 mins read
Tepis Isu Miring Day Care, TAS Kampung Satoe Fokuskan Profesionalisme dan Misi Sosial
Share on FacebookShare on Twitter

EQUATOR TV, TARAKAN – Di tengah maraknya pemberitaan negatif yang menyoroti layanan day care, tidak semua lembaga penitipan anak berjalan seperti yang ditudingkan. Masih banyak pengelola day care yang justru menegaskan komitmennya dalam memberikan pengasuhan yang aman, sehat, dan terstandar, sekaligus berkontribusi pada kegiatan sosial, seperti halnya TAS (Taman Anak Sejahtera), yang tidak sepopuler TPA (Tempat Penitipan Anak).

Ketua Yayasan Taman Anak Sejahtera (TAS) Kampung Satoe, Rina Kurnia Handayani, ST, M.IP yang juga Ketua PUSPA (Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak) Kota Tarakan ini mencoba angkat bicara.

Baca Juga

Cegah Kecelakaan, Ditpolairud Kaltara Bersihkan Pasir di Jalan Juata Laut

Cegah Kecelakaan, Ditpolairud Kaltara Bersihkan Pasir di Jalan Juata Laut

August 10, 2026
PLN Amankan Aset Transmisi Muara Wahau–Sangatta

PLN Amankan Aset Transmisi Muara Wahau–Sangatta

August 10, 2026

Rina menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih jernih dalam menyikapi informasi yang beredar, terkait prilaku oknum salah satu day care di Jogjakarta dan Aceh.

Menurutnya, generalisasi terhadap seluruh day care atau baby day care justru berpotensi meresahkan para orang tua yang memang membutuhkan layanan pengasuhan ini, dikarenakan kedua orang tua balita berprofesi sebagai pekerja, yang tidak bisa merawat dan mengasuh anaknya sendiri dirumah.

“Tidak semua day care seperti yang diberitakan. Banyak lembaga yang menjalankan perannya secara maksimal, ada SOP khusus, berusaha selalu profesional, dan  bertanggung jawab. Termasuk rekan-rekan TAS di seluruh Indonesia,” tegasnya.

TAS Kampung Satoe sendiri, yayasan yang dipimpinnya sejak tahun 2016 dan diresmikan oleh Menteri Sosial RI-Khofifah Indar Parawansa pada 13 Mei 2016 di Tarakan, sekitar 10 tahun yang lalu ini, mungkin menjadi salah satu dari sekian banyak day care yang berusaha menjalankan perannya.

Kehadiran Yayasan TAS Kampung Satoe, menjadi bagian dari jaringan nasional Taman Anak Sejahtera (TAS) yang jumlahnya pada 2016 lalu saja, telah mencapai lebih dari 200 TAS di seluruh Indonesia. Dan TAS Kampung Satoe bahkan tercatat sebagai TAS ke-170 di Indonesia dan kala itu masih menjadi satu-satunya TAS di Tarakan dan Kalimantan Utara.

Rina menjelaskan, penting bagi masyarakat untuk memahami perbedaan antara layanan penitipan anak yang ada.

“Dulu awalnya, dibawah naungan Kementerian Pendidikan, dikenal istilah TPA (Tempat Penitipan Anak). Sementara TAS (Taman Anak Sejahtera) berada di bawah pembinaan Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat setempat, dengan mandat yang lebih luas.

“Kalau TAS, tidak hanya pengasuhan anak dari keluarga umum atau customer berbayar, tapi juga memiliki aktivitas sosial, seperti membantu balita dari keluarga miskin, terlantar, hingga yang mengalami stunting/gizi buruk, serta balita kurang beruntung lainnya. Jadi ada nilai kemanusiaan yang TAS jalankan,” jelasnya.

Sebagai lembaga berbasis yayasan non-pemerintah/NGO (Non Goverment Assosiation) yang bergerak di bidang sosial dan pengasuhan anak, TAS Kampung Satoe memberikan layanan bagi balita usia 3 bulan hingga 5 tahun, termasuk anak-anak dari kelompok rentan.

Berlokasi di ruko Equator TV, Jalan Bhayangkara, Tarakan Barat, lembaga ini berusaha mengedepankan standar kesehatan, keamanan, serta tumbuh kembang anak, lewat pengasuhan yang menggunakan tenaga kesehatan, bidan dan perawat.

Fasilitas yang disediakan meliputi ruang tidur balita/bayi, permainan edukatif, dengan jadwal kegiatan harian yang terstruktur mulai dari jam makan, tidur, hingga stimulasi edukasi.

Tak hanya itu, pemantauan tumbuh kembang anak juga dilakukan secara berkala, termasuk pengukuran tinggi dan berat badan, serta laporan aktivitas harian secara langsung pada orang tua.

Menurut Rina, kehadiran TAS Kampung Satoe diharapkan tidak hanya menjadi solusi bagi para orang tua yang bekerja, tetapi juga menjadi wadah berbagi kepedulian sosial.

“Dengan menitipkan anak di tempat kami, secara tidak langsung para orang tua juga turut membantu anak-anak balita kurang mampu yang menjadi binaan yayasan kami,” ujarnya.

Ia pun berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum tentu mencerminkan kondisi seluruh day care di Indonesia. Transparansi, profesionalisme, serta kepedulian sosial, menjadi kunci utama dalam membangun kepercayaan publik terhadap layanan penitipan anak.

“Silakan masyarakat datang langsung, melihat, dan menilai sendiri. Kami terbuka,” pungkas Rina yang juga dikenal sebagai salah seorang jurnalist dan pegiat perempuan dan anak ini (IZ).

Post Views: 42

EQUATOR TV

REDAKSI

REDAKSI

Baca Lainnya

Cegah Kecelakaan, Ditpolairud Kaltara Bersihkan Pasir di Jalan Juata Laut
Artikel

Cegah Kecelakaan, Ditpolairud Kaltara Bersihkan Pasir di Jalan Juata Laut

August 10, 2026
PLN Amankan Aset Transmisi Muara Wahau–Sangatta
Artikel

PLN Amankan Aset Transmisi Muara Wahau–Sangatta

August 10, 2026
Lewat “Polisi Penolong”, Personel Patroli SBU XXXIV-2002 Bantu Nelayan Bangun Keramba Ikan
Artikel

Lewat “Polisi Penolong”, Personel Patroli SBU XXXIV-2002 Bantu Nelayan Bangun Keramba Ikan

August 9, 2026
PT Prima Belum Tuntaskan Plasma, Warga Tanah Kuning Datangi DPRD Bulungan
Artikel

PT Prima Belum Tuntaskan Plasma, Warga Tanah Kuning Datangi DPRD Bulungan

August 4, 2026
“Sambang Nusa” Ditpolairud Polda Kaltara Edukasikan Keselamatan Laut
Artikel

“Sambang Nusa” Ditpolairud Polda Kaltara Edukasikan Keselamatan Laut

August 3, 2026
Pengguna Narkoba Tembus 4000! Momen HANI 2026, BNNK Tarakan Ajak Semua Berantas Narkoba
Artikel

Pengguna Narkoba Tembus 4000! Momen HANI 2026, BNNK Tarakan Ajak Semua Berantas Narkoba

July 24, 2026
Next Post
Seruan Aksi Gelap Gulita! Mahasiswa Desak Pemprov Kaltara Soal Pendidikan dan Tenaga Kerja

Seruan Aksi Gelap Gulita! Mahasiswa Desak Pemprov Kaltara Soal Pendidikan dan Tenaga Kerja

  • Berita
  • Home
  • Introduction
  • Live Streaming
  • Office & Studio
  • Pedoman Media Siber
  • Pimpinan Equator TV
  • Program
  • Standar Pelindungan Wartawan
  • Terkini!
  • Visi Dan Misi
Contact Person: 0821-5830-3099

© 2026 EQUATOR TV

No Result
View All Result
  • Profil
    • Introduction
    • Visi Dan Misi
    • Pimpinan Equator TV
    • Office & Studio
  • Berita
    • Tarakan
    • Bulungan
    • Tana Tidung
    • Malinau
    • Nunukan
    • Kaltara
  • Program
    • Cakrawala Pagi
    • Cakrawala Siang
    • Cakrawala Malam
    • Makan Bah !
    • Catatan Bung Boni
    • E-Morning
    • EYD (Equator Young Discussion)
    • Reskrim
    • Info Sehat
    • Headline News
    • Lensa Publik
    • SOS (Song Of Style)
    • Wawasan Nusantara
  • Live Streaming

© 2026 EQUATOR TV