EQUATOR-TV, BULUNGAN – Apel kesiapsiagaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2025, kembali digelar di Lapangan Agatis, Bulungan pada Rabu (13/8/2025).
Kegiatan yang diinisiasi langsung oleh Dandim 0903/Bulungan ini, dihadiri Bupati Bulungan Syarwani, S.Pd., M.Si, bersama jajaran Korem 092/Maharajalila, Pengadilan Negeri, DPRD, Sekretaris Daerah, jajaran TNI-Polri, sektor swasta, kelompok masyarakat dan juga perwakilan pemuda Paskibraka.
Bupati Syarwani menyebutkan bahwa persoalan karhutla dan kebencanaan bukan hanya tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi membutuhkan kekuatan, kebersamaan dan sinergi semua pihak, sebagai bagian dari kultur setempat. Sepanjang dilakukan penjagaan sesuai luasan ladang yang diusahakan, proses itu dapat terkawal.
Saat ini telah ada Masyarakat Anti Api di 74 desa yang bertugas mengoordinasikan dan mengkomunikasikan pembukaan lahan sebelum kegiatan dilakukan.
Di beberapa desa, pembukaan ladang diawali musyawarah adat agar warga sekitar mengetahui rencana tersebut dan ikut menjaga api agar tidak merembet ke kawasan hutan atau perkebunan. Semua elemen, termasuk pemuda, diharapkan berperan aktif bersama pemerintah daerah dan lintas sektoral.
“Berdasarkan pemetaan, titik rawan karhutla berada di Kecamatan Tanjung Palas Timur dan sekitarnya, serta daerah hulu sungai, ” jelas Syarwani.
“Apel pasukan ini menjadi ajang kolaborasi semua pihak dalam menghadapi potensi kebakaran hutan yang luas di Kalimantan, dengan harapan menghindari kejadian besar seperti yang sudah pernah terjadi di Sumatera, “ujar Kolonel Inf.Prasetyo Ari Wibowo, S.Sos, M.I.Pol selaku Komandan Kodim 0903/Bulungan.
Menurutnya, TNI memiliki sekitar 600 personel di Kodim, 300 di Korem, serta total 700–800 personel yang siap berkolaborasi dengan Polri, BPBD, dan pihak terkait. Persiapan juga mencakup dukungan logistik dari TNI, Polri, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan. Dari pengecekan perlengkapan, semua pihak dapat mengetahui kemampuan yang dimiliki dan melakukan evaluasi untuk melengkapi kekurangan pungkasnya. (RT)










