EQUATOR TV, BULUNGAN – Guna melihat sejauh mana capaian program dan kegiatan yang telah direncanakan oleh masing-masing OPD, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kalimantan Utara, menggelar rapat evaluasi kinerja perangkat daerah triwulan III tahun 2025.
Plt. Kepala Bidang Pengkajian Perencanaan Daerah dan Pengendalian Pembangunan Bappeda Litbang Kaltara, Sriwati, S.T., menjelaskan bahwa evaluasi ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap triwulan.
“Tahun ini, kami sudah laksanakan di triwulan I, II, dan sekarang triwulan III. Tujuannya untuk melihat sejauh mana capaian kinerja dari masing-masing OPD, sesuai dengan apa yang mereka susun di Rencana Kerja (Renja),” jelasnya saat ditemui tim liputan pada Jumat (17/10/2025).
Sriwati menambahkan, dalam evaluasi tersebut pihaknya meninjau dua hal utama, yakni capaian kinerja dan realisasi keuangan. “Kami ingin memastikan apakah data yang diisi di aplikasi sudah benar. Jadi evaluasi ini penting untuk mencocokkan data di lapangan dengan laporan yang masuk di sistem,” ujarnya.
Bappeda Litbang Kaltara sendiri memiliki aplikasi khusus bernama Evaluasi RKPD yang digunakan untuk pelaporan capaian oleh setiap OPD. Melalui aplikasi ini, capaian kinerja dapat terlihat jelas, mulai dari kategori sangat rendah, rendah, sedang, hingga tinggi.
Menurutnya, hasil evaluasi triwulan III menunjukkan capaian kinerja OPD di Kaltara bervariasi. Ada yang baru mencapai sekitar 50 persen, namun ada juga yang sudah mencapai 80 persen.
“Biasanya memang banyak kegiatan yang baru terealisasi penuh di triwulan IV, jadi kami masih terus dorong supaya targetnya bisa tercapai sesuai rencana,” katanya.
Evaluasi kinerja yang dilakukan Bappeda Litbang berbeda dengan evaluasi yang dilakukan oleh Biro Pembangunan. Jika Biro Pembangunan lebih fokus pada progres fisik dan keuangan, maka Bappeda Litbang menitikberatkan pada capaian kinerja sesuai indikator yang telah ditetapkan.
Ia berharap hasil evaluasi ini bisa menjadi dorongan bagi seluruh OPD untuk mempercepat pelaksanaan program agar target yang sudah ditetapkan dalam Renja dapat tercapai sepenuhnya di akhir tahun.
“Kami hanya membantu memantau dan memastikan semuanya berjalan sesuai arah yang ditetapkan. Harapannya, sampai akhir tahun capaian kinerja OPD bisa tembus 100 persen,” tutupnya. (RT)










