EQUATOR-TV, TARAKAN – Setelah berlangsung selama kurang lebih empat hari, kegiatan Cendekiawan Muslim X resmi ditutup pada Sabtu pagi (15/11/2025) di Kampus II Pondok Pesantren Daarul Ilmi Muhammadiyah Tarakan.
Penutupan ini juga menjadi momen pembagian hadiah bagi para pemenang yang memperoleh piala, medali, sertifikat, plakat, dan berbagai bentuk penghargaan lainnya.
Acara penutupan turut dihadiri oleh berbagai tokoh Muhammadiyah dan pimpinan pesantren, di antaranya Kyai Pondok Pesantren Daarul Ilmi Muhammadiyah Tarakan, Ustadz Dian Sandi Utama, SEI., M.M., M.Pd., Ustadz Abdul Rahmadd, S.Pd., M.Pd, selaku Mudir Pondok Pesantren Daarul Ilmi Muhammadiyah, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Tarakan beserta jajarannya, Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Tarakan, Kepala Majelis Dikdasmen PDM Kota Tarakan, serta Ketua Bapemperda DPRD Kota Tarakan yang juga Ketua Umum PD Pemuda Muhammadiyah, Harjo Solaikah.
Hadir pula Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Tarakan Utara. Penutupan kegiatan dilakukan secara resmi oleh PDM Kota Tarakan, Sabar Santoso.
Dalam sesi wawancara penutupan, Ketua Panitia Cendekiawan Muslim X, M. Fajar Rizqy Mahardika, menyampaikan pandangannya mengenai pelaksanaan kegiatan tahun ini. Ia menilai antusias peserta sangat tinggi sepanjang penyelenggaraan.
“Saya melihat kegiatan Cendekiawan Muslim ini kurang lebih empat hari, dan para peserta itu antusiasnya tinggi sekali. Mulai dari perlengkapan kostumnya di lomba, soundnya, perlengkapan barang-barangnya,” ujarnya.
Fajar berharap semangat ini dapat terus berlanjut dan bahkan meningkat di tahun mendatang. “Harapan saya antusias itu bukan hanya di tahun ini saja, tapi bisa di tahun depan. Bahkan bisa lebih meriah dibandingkan tahun ini,” tambahnya.
Adapun pemenang lomba, terdiri dari berbagai tingkatan pendidikan. “Pemenang lombanya itu ada dari tingkat TK, SD, SMP, dan SMA. Itu masing-masing ada delapan cabang lomba. Untuk SMA-nya kurang lebih 10 sampai 11 seperti yang saya lihat kemarin,” jelasnya.
Pihak panitia memiliki harapan besar agar kedepannya Cendekiawan Muslim ini dapat berkembang secara lebih luas. “Harapan saya untuk Cendekiawan tahun depan itu lebih berkembang daripada tahun ini. Lebih ditingkatkan lagi pesertanya, sponsorship-nya, dan kalangan-kalangannya. Kalau bisa sampai luar daerah, bahkan dari DKI Jakarta, Jawa, itu bisa diundang juga ke sini,” ungkapnya.
Dengan berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan, Cendekiawan Muslim X kembali menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kreativitas, kemampuan, dan semangat keilmuan mereka, melanjutkan semangat penguatan ilmu terapan dan keimanan yang telah digaungkan sejak pembukaan kegiatan sebelumnya.(RS)










