EQUATOR-TV, TARAKAN – Kegiatan Sensus Ekonomi 2026 akan segera dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 mendatang, guna mendata seluruh kegiatan ekonomi non-pertanian di Kota Tarakan.
Hal ini disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Tarakan, Umar Riyadi, S.ST., M.Si, dalam kegiatan Webinar Bimbingan Teknis bertema “Meraih Peluang Kerja untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026”, pada Selasa (23/12/2025).
Kegiatan Webinar yang merupakan hasil kolaborasi dengan BPS Kota Tarakan dengan Ikatan Keluarga Alumni Universitas Terbuka (IKA UT) Tarakan ini, juga menghadirkan Ketua IKA UT Tarakan Effendy Gunardi, S.E., M.M sebagai narasumber utama.
Selain itu, Direktur UT Tarakan Jeji Muhammad, S.Kom juga turut memberikan pemaparan terkait dukungan Universitas Terbuka dalam pengembangan sumber daya manusia.
Dalam paparannya, Umar Riyadi menjelaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan pada Juni–Juli 2026 untuk mendata seluruh kegiatan ekonomi non-pertanian. Sensus ini bertujuan menyediakan data akurat sebagai dasar perencanaan pembangunan dan kebijakan ekonomi nasional, sekaligus memotret kondisi ekonomi pasca pandemi dan perkembangan ekonomi digital.
Di kesempatan ini, BPS juga membuka peluang kerja dengan merekrut sekitar 190 ribu petugas lapangan secara nasional. Proses pendataan akan menggunakan metode digital, sementara pendaftaran petugas dilakukan melalui platform Sobat BPS.
Melalui kegiatan ini, BPS Tarakan dan IKA UT Tarakan mengajak masyarakat, khususnya mahasiswa dan alumni UT, untuk berpartisipasi aktif menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 demi terwujudnya data yang berkualitas dan kebijakan pembangunan yang tepat.(RS)










