EQUATOR-TV, SUMBAWA – Kebahagiaan terpancar dari wajah semua yang hadir ketika Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara) Dr. H. Zainal A. Paliwang, S.H., M.Hum meresmikan Gedung Asrama Putra dan Putri Kaltara di Desa Nijang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat pada Sabtu pagi (17/1/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur Zainal menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Pemprov Kaltara dalam mendukung peningkatan SDM khususnya generasi muda Kaltara yang sedang menempuh pendidikan di luar daerah.
“Asrama ini diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman sekaligus menjadi ruang pembinaan karakter, penguatan jati diri serta pengembangan potensi mahasiswa,” ujar Gubernur Zainal.
Gedung yang dibangun sejak 2024 ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bernaung, tetapi sebagai rumah kebersamaan, tempat bertemunya semangat persatuan, kebhinekaan dan nilai-nilai budaya bagi mahasiswa/mahasiswi Kaltara yang ada di Sumbawa ini.
Gubernur juga menitipkan pesan agar mereka memanfaatkan fasilitas asrama ini dengan sebaik-baiknya dan menjaga nama baik Kaltara di perantauan.
“Jaga nama baik Kalimantan Utara, jaga nama baik keluarga. Kalian datang ke sini datang untuk belajar. Jangan sampai melakukan hal-hal yang melanggar hukum dan adat yang berlaku,” ucapnya.
Ia juga menyampaikan ucapan terima kasihnya pada Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan Universitas Teknologi Sumbawa yang telah menerima mahasiswa asal Kaltara dan mendukung pembangunan asrama ini.
Hadir dalam acara ini, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot M.P beserta istri, Ketua dan Wakil Ketua I serta anggota DPRD Kaltara, Sekprov Kaltara, Kepala DPUPR Perkim Kaltara, Kepala DESDM Kaltara, Bupati Bulungan dan Nunukan serta Rektor Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan prasasti peresmian serta pemotongan pitanoleh Gubernur Kaltara.
Usai penandatanganan, Gubernur bersama Bupati Sumbawa berkeliling meninjau fasilitas gedung asrama.
Gedung asrama ini terdiri dari 3 lantai dilengkapi dengan 28 kamar yang masing-masing mampu menampung 4 orang dan sudah dilengkapi mebelair, ruang tamu, dapur dan ruang makan serta ruang aula. Dan untuk asrama putri sendiri, dibangun di lahan seluas 2.317 meter persegi.
Pembiayaan bersumber dari APBD Kaltara 2024 dengan total anggaran Rp15 miliar lebih dan rampung pada akhir 2025 lalu. (Sumber: DKISP)










