EQUATOR-TV, BULUNGAN – Dalam upaya melindungi potensi destinasi dan kekayaan alam Kaltara, serta menyatukan seluruh komunitas pemancing ke dalam satu wadah yang resmi dan terstruktur, pada Jumat (22/05/2026) pagi, digelar deklarasi Asosiasi Pemancingan Indonesia (APRI) Kalimantan Utara.
Deklarasi yang bertempat di Kantor Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan ini, dihadiri langsung oleh Wakil Gubernur Kalimantan Utara, Ingkong Ala, S.E., M.Si., didampingi para pengurus, anggota, serta para pegiat hobi memancing yang hadir dari berbagai wilayah.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan tarian khas suku Dayak sebagai wujud kearifan lokal daerah, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pelantikan pengurus APRI tingkat kabupaten/kota se-Kaltara.
Dalam wawancaranya dengan awak media, Wakil Gubernur menyampaikan bahwa pada dasarnya, pemerintah memberikan perlakuan yang sama terhadap seluruh organisasi, namun melihat keberadaan APRI yang memiliki nilai lebih dalam hal mendukung potensi destinasi serta kelestarian alam daerah, pemerintah perlu memberikan perhatian juga.
“Perlakuan pemerintah terhadap asosiasi tetap sama dengan pihak lainnya. Kelebihan yang dimiliki APRI ini menyangkut potensi destinasi dan kekayaan alam, sekaligus menambah nilai positif dalam hal pengawasan lingkungan, baik di laut maupun sungai,” ujarnya.
“Dengan adanya APRI ini, para penghobi memancing bisa turut memantau kondisi alam. Di laut misalnya, jangan ada penangkapan yang berlebihan atau penggunaan jaring besar yang merugikan nelayan kecil, serta penggunaan alat tangkap yang tidak pada tempatnya,” tambahnya.
Selain itu ia juga berharap kehadiran organisasi ini juga membantu menjaga ekosistem perairan darat.
“Demikian juga di sungai, masih banyak yang menggunakan racun atau alat setrum ikan. Melalui keberadaan APRI ini, mereka juga bisa membantu mengawasi agar kelestarian dan keberlanjutan lingkungan kita tetap terjaga dengan baik” tutupnya (NA).









