EQUATOR TV , TARAKAN -Isu transparansi anggaran DPRD kembali mencuat di Kalimantan Utara (Kaltara). Aliansi Gerakan Masyarakat Penggugat Amanah Rakyat (GAMPAR), Senin siang (6/4/2026) kembali menggelar aksi demonstrasi di Kota Tarakan.
Massa berkumpul di Gedung KNPI Tarakan sejak pukul 14.00 WITA, dan bergerak memulai aksi pada pukul 15.00 WITA menuju Gedung DPRD Kota Tarakan.
Aksi demo kali ini sebagai bentuk tekanan publik terhadap DPRD yang dinilai belum maksimal dalam membuka informasi penggunaan anggaran kepada masyarakat, dan
mendesak anggota DPRD agar menjalankan tugas secara profesional dan bertanggung jawab sesuai ketentuan perundang-undangan.
Aliansi tersebut turut menilai fasilitas informasi publik, termasuk website resmi DPRD Kaltara. Mereka meminta agar sistem informasi seperti Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) dapat dioptimalkan, sehingga masyarakat dapat mengakses data APBD secara terbuka.
Dalam aksi ini, GAMPAR mengajukan enam tuntutan utama. Di antaranya mengkritisi besarnya anggaran makan dan minum DPRD Kaltara yang mencapai lebih dari Rp12 miliar untuk ditinjau ulang dan dialihkan ke sektor pendidikan.
Selain itu, mereka juga menuntut peningkatan transparansi lembaga legislatif, profesionalitas anggota dewan, serta perbaikan sistem informasi publik, dan
mendesak Dewan Kehormatan DPRD Kaltara untuk mencopot Achmad Djufrie dari jabatannya, serta meminta Partai Gerindra di tingkat pusat mengusulkan pergantian Ketua DPRD Kaltara demi menjaga integritas lembaga.
Yancong, S.Pi – Anggota DPRD Kaltara dari Fraksi Gerindra yang juga hadir ditengah para demonstran menanggapi tuntutan mereka.
“Kami menghargai setiap masukan dari masyarakat, termasuk yang disampaikan oleh GAMPAR. DPRD pada prinsipnya berkomitmen menjalankan fungsi pengawasan dan memastikan penggunaan anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. Jika terdapat kekurangan, tentu akan menjadi bahan evaluasi bersama, dan kami terbuka terhadap komunikasi yang konstruktif agar aspirasi masyarakat dapat ditindaklanjuti dengan baik,” ujar Yancong.
GAMPAR memastikan akan terus mengawal isu ini hingga seluruh tuntutan mereka mendapat respons konkret dari pihak terkait.(IZ)










